Grand Opening STBA Pertiwi English Club

 

 

“STBA Pertiwi English Club”

Rabu 19 November 2014, Menjadi hari yang sangat membahagiakan karena pada hari itu akhirnya Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi Kampus Karawang meresmikan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dengan nama “STBA Pertiwi English Club” atau disingkat SPEC.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh ketua Ketua STBA Pertiwi dan dipandu oleh kordinator program Kampus Karawang. Peresmian program SPEC tersebut juga diramaikan dengan hadirnya tamu spesial dari Amerika Serikat. Yaitu Mr. Nate dan istrinya Ms. Nathalie. Sebagai tamu, mereka berdua berbagi pengalaman tentang berbagai hal mengenai budaya dan bahasa di Amerika Serikat.

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 60 mahasiswa itu berlangsung seru dan meriah, seluruh mahasiswa STBA Pertiwi menyambut dengan baik terkait dengan didirikannya Unit Kegiatan Mahasiswa SPEC ini.

Ketua STBA Pertiwi Bpk. Didi Muyadi SS., MM, mengharapkan dengan adanya UKM kelompok bahasa ini dapat memfasilitasi mahasiswa dalam mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan bahasa asingnya. Serta diharapkan pula UKM ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk membuat acara-acara yang terkait dengan kebudayaan, sehingga dapat memperluas wawasan mahasiswa dengan mengenal berbagai budaya lokal maupun mancanegara.

Dosen STBA Pertiwi Terima Penghargaan Satyalencana Karya Satya

 

 

Ilustrasi Foto: beritajogja.co.id

Presiden RI memberikan penghargaan berupa Satyalancana Karya Satya 10 Tahun, 20 Tahun, dan 30 Tahun kepada Pegawai Negri Sipil (PNS) yang hadir pada acara upacara kemerdekaan Republik Indonesia ke 69 di Istana Negara pada Minggu (17/08/2014). Dalam acara tersebut ada dosen Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi yang memperoleh Penghargaan Satyalencana Karya Satya 20 Tahun, yaitu Dra. Susiyati, M.hum (Pembina/Lektor Kepala dpk STBA Pertiwi Kopertis Wilayah III Jakarta).

Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya yang diberikan kepada PNS ini sebagai penghargaan kepada mereka yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara dan pemerintah dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus-menerus selama kurun waktu paling singkat 10 tahun.

Semoga dengan adanya Piagam Penghargaan dan SK Kenaikan Pangkat tersebut, selain untuk memacu semangat pengabdian agar tetap setiap pada Pancasila dan UUD 1945, penuh kejujuran, pengabdian, kecakapan dan kedisiplinan. Tanda kehormatan ini juga diharapkan dapat mendorong dan meningkatkan motivasi pada setiap PNS agar selalu dapat ber prestasi dalam kinerja serta memupuk rasa kesetiaan terhadap negara dan melaksanakan tugas yang telah diembankan kepadanya.

STBA Pertiwi Kembali Peroleh Akreditasi B Untuk Program Sastra Inggris

 

 

 

STBA Pertiwi telah memperoleh akreditasi dengan peringkat B sejak tahun 2008. Namun, sebagaimana kita ketahui nilai dan peringkat akreditasi memiliki masa waktu selama 5 tahun. Oleh karena itu STBA Pertiwi sebagai Perguruan Tinggi yang beritikad ingin selalu menjaga kualitas dalam program belajar mengajar di kampus, mengajukan akreditasi kembali terhadap program S1 Sastra Inggrisnya. 

Setelah pengajuan kepada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Perguruan Tinggi diharuskan menunggu dalam beberapa waktu untuk mendapatkan persetujuan dari lembaga tersebut agar program studi yang diajukan akan kembali dilakukan penilaian.

Salah satu tahap dari proses akreditasi ialah melakukan asesmen lapangan untuk verifikasi, validasi, dan melengkapi data dan informasi yang disajikan dalam borang, serta melakukan penilaian lapangan di program studi yang bersangkutan.

Asesmen lapangan dilakukan selama 2 sampai 3 hari kerja penuh di lapangan oleh tim asesor yang terdiri atas 2 orang pakar sejawat (peer group) yang memahami penyelenggaraan program studi. Tim asesor yang melaksanakan asesmen lapangan sama dengan tim asesor untuk asesmen kecukupan dokumen akreditasi yang diajukan oleh program studi yang bersangkutan.

Setelah STBA Pertiwi melalui proses penilaian serta kunjungan Asesmen Lapangan Re-Akreditasi Program Studi S1berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor: 275/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2014 tentang Nilai dan Peringkat akreditasi institusi perguruan tinggi menetapkan Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi sukses terakreditasi dengan perolehan nilai 312 dan peringkat B (Baik).

“Seluruh civitas akademika mengucapkan selamat atas kembali diraihnya peringkat B untuk Akreditasi program S1 Sastra Inggris”

 

Asesmen Lapangan Re-Akreditasi Program Studi S1

 

 

STBA Pertiwi

Jumat (06/06/14) Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris kedatangan tamu Tim Asesor (dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) untuk melakukan Asesmen Lapangan ke STBA Pertiwi.

Tim asesor BAN-PT yang beranggotakan Prof. Mursid Saleh, MA., Phd. dan Dr. Ni Luh Nyoman SM, SS., H. Hum, kali ini berencana untuk melakukan pengecekan atas Borang yang telah dikirimkan. Dalam Asesmen Lapangan ini dihadiri oleh Ketua Didi Mulyadi. SS., MM., Wakil Ketua Bidang Akademik Wulansari. M.Hum, Wakil Ketua Bidang Keuangan Abdillah SE., MM, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Ir. Hj.Indrie Hartati SS., M.Hum., Kepala Jurusan S1 Setyojati Purweko, Spd., Kepala Prodi Revida Angelberta M.Hum, Serta Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Pertiwi Global Dr. H.Suharsono, Mpd., MM.

STBA Pertiwi

Acara Asesmen Lapangan ini dibuka oleh Ketua Pembina YPPG Dr. H. Suharsono. “Kami ucapkan selamat datang dan terima kasih atas kedatangan Tim Asesor dari BAN PT, tim kami siap membantu jika ada data yang perlu disiapkan,” kata Suharsono. Dalam Asesmen Lapangan ini Prof. Mursid Saleh menyampaikan, ”Kami dua orang yang ditugaskan oleh BAN PT untuk melakukan upaya pengecekan atas kondisi yang ada apakah sama dengan borang yang sudah ditulis. Semoga kondisinya sesuai dengan borang yang sudah dikirim. Prof. Mursid Saleh menambahkan, “Apapun hasilnya nanti bukan dari kami berdua melainkan dari BAN PT”.

Bertempat di Aula Kampus, kegiatan Asesmen Lapangan dilaksanakan dalam ruang yang tidak terpisah tujuannya untuk diskusi dan tanya jawab. Kegiatan diskusi dan tanya jawab merupakan agenda kerja Asesmen Lapangan.

Sebagaimana disebutkan dalam buku panduan akreditasi dari BAN-PT, akreditasi institusi perguruan tinggi adalah proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan program tridarma perguruan tinggi, untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan. Kegiatan Asesmen Lapangan ini merupakan rangkaian dari proses akreditasi setelah program studi mengajukan dokumen (perangkat instrument akreditasi) diajukan dan dilakukan asesmen kecukupan atau yang dikenal dengan desk evaluation. Dalam kegiatan Asesmen Lapangan, dimana asesor sebagai pakar yang memahami pengelolaan perguruan tinggi ditunjuk untuk melakukan kunjungan, melakukan klarifikasi dan validasi data, serta menggali informasi secara langsung.

Selain melakukan tanya jawab dengan pengelola Perguruan Tinggi dan program studi , tim asesor melakukan diskusi dengan dosen dan mahasiswa. Setelah melakukan asesmen lapangan, tim asesor memberikan rekomendasi kepada pengelola dan program studi agar terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan menjaga mutu dan memperbaiki fasilitas yang sudah saatnya untuk diperbaharui termasuk fasilitas yang berkaitan untuk kepentingan dan dirasakan langsung oleh mahasiswa.

STBA Pertiwi

Tahap terakhir setelah melakukan Asesmen Lapangan, tim asesor akan melakukan pembobotan nilai, validasi hasil asesmen lapangan dan kemudian membuat keputuskan akreditasi, mudah-mudahan hasil yang nanti tertorehkan dalam lembaran sertifikat akhir sesuai dengan harapan dari semua Civitas Akademika STBA PERTIWI yaitu “A”. (AD)

Program Beasiswa 100% STBA Pertiwi

 

 

STBA Pertiwi

STBA (Sekolah Tinggi Bahasa Asing) Pertiwi Bekasi memberikan kesempatan “Program Beasiswa 100%” kepada masyarakat luas, terutama untuk warga Bekasi dan sekitarnya yang ingin melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi, khusunya untuk studi Bahasa Asing.

Dalam pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2014/2015, STBA Pertiwi Bekasi mengadakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru melalui “Program Beasiswa 100%” Mahasiswa yang ingin mendaftar melalui program ini diwajibkan untuk mengikuti tes TOEFL dan TOEIC. Adapun syarat untuk mengikuti program beasiswa ini, adalah sebagai berikut:

PERSYARATAN BEASISWA

  • Peserta Test TOEFL/TOEIC Sekolah di Lingkungan Kampus STBA Pertiwi

  • Memiliki Prestasi Dalam Bidang Bahasa Inggris Atau Nilai Test TOEFL/TOEIC Yanf Baik.

  • Memiliki Keterbatasan Ekonomi

  • Tinggal di Lingkungan Kampus STBA Pertiwi Bekasi

  • Bersedia Bekerja Pada Perusahaan Mitra Dengan Perjanjian

  • Selama Kuliah Bersedia Menjadi Duta Kampus STBA

  • Menaati Aturan Beasiswa

MEKANISME PENDAFTARAN

  • Mengisi Formulir Pendaftaran Pengajuan Beasiswa

  • Melengkapi Seluruh Persyaratan Yang Ditentukan (KTP, KK, Ijazah)

  • Menandatangani Perjanjian Beasiswa.

Bagi warga Bekasi yang tidak ingin melewatkan kesempatan ini. Segera dapatkan informasi lebih lanjut dengan mendatanggi Kampus Pertiwi Bekasi.

 

Kampus Bekasi (Lihat Peta)
Jl. Ir.H. Juanda 133, Bekasi
Jawa Barat
Telepon : +62(021) 8802649, SMS (085691192579)

Wisuda Bersama STBA – STIE – AKPAR Pertiwi Tahun 2014

Rabu (30/04/14) Perguruan Tinggi Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) melahirkan lebih dari 300 lulusan baru dalam Wisuda Bersama Tahun Akademik 2013-2014. Berlokasi di Gedung SMESCO UKM (SME Tower) Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut para wisudawan/i memperoleh kesempatan mendengarkan orasi ilmiah dari Dr. Suharsono MPD, MM. Dalam orasinya Direktur Utama dari BBC English Training Specialist dan STBA Pertiwi tersebut membahas tentang “bagaiamana membangun budaya organisasi melalui pengembangan karakter” Beliau menyampaikan bahwa “budaya organisasi merupakan refleksi dan kepribadian serta karakter dari sebuah organisasi.”

Karakter seseorang dan organisasi dibentuk dari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh seseorang dan anggota-anggota organisasi. Kebiasaan yang sudah terpola akan menjadi karakter dalam suatu organisasi. Suatu kebiasaan terbentuk dari tindakan-tindakan yang dilakukan secara berulang-ulang. Tindakan yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan pola pikiran yang ada pada orang tersebut. Pembentukan karakter dimulai dari pembentukan pola pikir. Pola pikir yang keliru akan membentuk karakter yang kurang menunjang dalam pencapaian visi dan cita-cita.

Karakter yang telah terbentuk dalam diri seseorang dan dalam diri anggota-anggota organisasi akan membentuk budaya organisasi tersebut. Pembentukan budaya organisasi dapat dilakukan melalui pembentukan karakter orang-orang dalam organisasi tersebut.

Dalam acara wisuda bersama ini juga diumumkan para wisudawan/i terbaik dari 3 unit Perguruan Tinggi. Terdapat 8 mahasiswa STIE, 3 mahasiswa STBA dan 3 mahasiswa AKPAR. Antara lain:

  • STIE: Siti Aminah (SDM), Ahmad Juwaeni (Pemasaran), Intan Purnamasari (SDM), Anita Murnilawati (Pemasaran), Yuliana (Perpajakan), Rukoyah Apriyanti (Auditing), Asriani Natong (Perpajakan), Ariska Pandestika (Auditing).
  • STBA: Serly Nauly Wijayanti S (S1 Bahasa & Sastra Inggris), Anastasia Anggraeni (S1 Bahasa & Sastra Inggris), Dwi Deta Artio (D3 Bahasa & Sastra Inggris).
  • AKPAR: Siti Yuningsih (D3 Perhotelan), Kristin Oktaviani (D3 Perhotelan), Nia Yulianti (D3 Perhotelan).

Setelah acara pelantikan para wisudawan/i acara ditutup dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama wisudawan, senat, dosen, panitia dan keluarga Wisudawan/i.

 

Kunjungan Gubernur DKI Jakarta ke Posko Banjir Kampus Pertiwi

 

 

Posko Banjir STBA Pertiwi CililitanJumat (31/1/2014), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bersama sang istri dan dua anaknya berkunjung ke tempat pengungsian korban banjir di STBA Pertiwi, Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jokowi langsung blusukan ke ke belakang titik pengungsi. Dari situ Jokowi melihat rumah-rumah warga yang beberapa waktu lalu diterjang banjir luapan Sungai Ciliwung.

Iriana dan dua anaknya yang ditinggalkan Jokowi meninjau lokasi banjir ikut turun dari mobil dan berbincang dengan beberapa ibu korban pengungsi yang berada di Aula pengungsian gedung STBA Pertiwi. Ibu-ibu itu tak mengenal Iriana. Mereka hanya menjawab pertanyaan Iriana dengan seadanya.

Dilansir dari Kompas Online, Sekitar lima menit kemudian, Jokowi datang melewati kumpulan ibu-ibu itu. Ia tak menyadari sang istri berada di tengah-tengah pengungsi. Jokowi baru tersadar setelah salah satu wartawan melontarkan canda kepadanya, “Pak pengungsi ini enggak disapa?” Jokowi pun terkejut melihat sang istri berbaur di tengah pengungsi. “Loh, kok di sini? Kenalin Bu, ini Ibu Jokowi, istri saya,” ujar Jokowi.

Sontak ibu-ibu yang mengobrol dengannya tadi terkejut. “Loh, ini istrinya Pak Jokowi toh. Aduh, maaf ya Bu, enggak kenalin,” ujar ibu-ibu itu bergantian bersalaman dan berfoto bersama.

Iriana Jokowi

Setelah menyalami warga, jokowi diajak Lurah Cililitan Wawa Kartiwa untuk melihat kondisi lapangan wilayah yang terdampak banjir dari atas kampus STBA Pertiwi. Nampak rumah-rumah yang masih kotor dan ditinggal penghuninya akibat banjir.

Lurah Cililitan tersebut juga menjelaskan bahwa STBA Pertiwi termasuk salah satu posko terbesar di wilayah tersebut yang menampung korban banjir mencapai 250 jiwa. Mereka berasal dari wilayah RW 07 yang terkena dampak luapan Kali Ciliwung. Dari 16 RT di RW 07, hanya RT 05 dan 010 yang tidak terkena banjir.

Setelah menengok pengungsi di STBA Pertiwi, Jokowi kemudian mendistribusikan bantuan ke pengungsi lainnya di belakang STBA dan Gang Arus, Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pertiwi Peduli Banjir Jakarta

Hampir keseluruhan warga Jakarta mengenal siklus banjir lima tahunan, dalam catatan sejarah banjir di wilayah Jakarta, sejak tahun 1621 terjadi banjir besar di Jakarta, kemudian disusul tahun 1654, 1873 dan tahun 1918 pada zaman kolonial. Pada periode akhir, banjir besar sempat terjadi pada tahun 1979, 1996, 2002, 2007 dan belum lama ini akhir tahun 2012 atau awal 2013.

Melihat data banjir yang melanda Ibu Kota pada 1996, 2002, dan 2007, akhir tahun 2012 membuat banyak masyarakat yang memperkuat bahwa siklus banjir di Jakarta itu 5 tahun sekali. Tetapi awal 2014 ini sebagian wilayah Jakarta sudah terendam banjir akibat hujan lebat yang terus melanda di musim penghujan.

Hujan sepanjang hari di Bogor dan Depok membuat debit air di bendungan Katulampa meninggi, hal tersebut membuat penjaga pintu air Katulampa harus membuka gerbang untuk menstabilkan ketinggian air di bendungan tersebut. Akibatnya, aliran air tersebut membuat sungai Ciliwung meluap, hingga membuat banjir di wilayah Kampung Rawa Sepat, Cililitan Kecil, Jakarta Timur, terendam hingga mencapai pinggang orang dewasa. bahkan ketika puncak banjir akhir pekan lalu, ketinggian air mencapai 3 meter.

Kampus Pertiwi Cililitan yang berada dekat dengan lokasi banjir tersebut melakukan aksi cepat tanggap, bekerja sama dengan Tim SAR BNPB mengevakuasi korban bencana banjir pada tahun 2014 ini ke Kampus Pertiwi yang berlokasi di Jl. Dewi Sartika Kav 2-3 Cililitan, Jakarta Timur.

Perguruan Tinggi yang memiliki unit Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Akademi Pariwisata (AKPAR) ini, setiap tahun jika terjadi bencana banjir di Jakarta, kampus ini melakukan aksi cepat tanggap terhadap kejadian tersebut dengan membuka lebar kepada warga yang terkena bencana untuk mengungsi di kampus ini.

Kondisi banjir yang membuat warga terpaksa meninggalkan pemukimannya, membuat banyak warga yang tidak sempat membawa barang-barangnya. Jadi, terpaksa mereka harus tinggal dengan kondisi seadanya. Anak-anak yang sehari-harinya harus bersekolah terpaksa harus meliburkan diri, karena seragam dan peralatan sekolahnya tidak sempat di bawa saat mengungsi.

Pada saat kondisi banjir, kampus pertiwi selalu membuka posko aksi cepat tanggap penanggulangan bencana, selain menampung warga yang terkena musibah banjir, kampus ini juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak korban banjir tersebut. Anak-anak diberikan pelatihan Bahasa Inggris dengan penyampaian yang kreatif dan menyenangkan, dari para mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.

Kegiatan yang diberi tema “Pertiwi Peduli Pendidikan” English Community Program For Kids ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat dari Perguruan Tinggi Pertiwi. Semoga kegiatan yang mulia ini dapat ditiru oleh institusi lainnnya. Agar dapat meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.

STBA Pertiwi Kini Hadir di Tangerang, Depok dan Bekasi

Stba Pertiwi Karawaci Tangerang

Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi kini hadi di Kota Tangerang, tepatnya di Jl. Beringin Raya 16, Perum Karawaci, Tlp. 5511757. Kehadiran Kampus Pertiwi di Kota Tangerang ini tak lain dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Tangerang yang ingin mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi dengan harga yang terjangkau.

Kehadiran STBA Pertiwi di Kota Tangerang ini juga sekaligus menjawab animo masyarakat yang memiliki keinginan untuk belajar bahasa asing, namun dengan biaya yang cukup terjangkau.

Pertanyaan Kepada STBA Pertiwi

alt

Selain di Tangerang, STBA Pertiwi juga hadir di daerah Bekasi dan Depok. Berlokasi di Jl. Raya Bahagia 3-4, Depok II Timur, Tlp. 7703426. Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi, kini telah mantap menancapkan khazanah pendidikan ilmu bahasa asing di kampus Pertiwi Depok. Untuk wilayah Bekasi, STBA Pertiwi berlokasi di Kampus Pertiwi Bekasi tepatnya di JI. I r. H.Juanda 133, Bekasi Tlp. 8802649.

alt

Kini STBA Pertiwi lebih dekat dengan anda yang ingin melanjutkan studi Bahasa Asing di wilayah Tangerang, Depok dan Bekasi.

Pendaftaran online dapat dilakukan melalui: http://pendaftaran.pertiwi.ac.id

Beasiswa Prestasi Akademik STBA Pertiwi 2013

 

Kementrian Pendidikan Nasional melalui Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (KOPERTIS) Wilayah III telah memberikan bantuan belajar Mahasiswa (BBM) berupa beasiswa peningkatan prestasi akademik (B-PPA) sebanyak 17 mahasiswa, bagi mahasiswa yang ingin mengajukan beasiswa tersebut, diharapkan untuk melengkapi syarat dan ketentuan yang telah berlaku di STBA PERTIWI. 

  1. Mengajukan permohonan kepada Ketua Cq. Puket III bidang kemahasiswaan.
  2. Terdaftar/ aktif sebagai mahasiswa (minimal smester III) dibuktikan dengan KTM.
  3. Memiliki IPK paling rendah 3,0 dengan bukti foto copy transkrip nilai yang disyahkan oleh pejabat yang berwenang.
  4. Surat Keterangan penghasilan orang tua/wali pemohon dan disyahkan oleh bagian yang berwenang (bagi pegawai negri.swasta disyahkan oleh bagian keuangan dan yang bukan pegawai disyahkan oleh lurah/kepala desa).
  5. Surat pernyataan sedang tidak menerima beasiswa dari sumber lain pada waktu yang sama diketahui oleh puket III bidang kemahasiswaan.
  6. Surat keterangan berkelakuan baik dai pimpinan prodi.
  7. Calon penerima beasiswa ditentukan melalui hasil seleksi yang dilakukan oleh tim seleksi beasiswa yang dibentuk dan diangkat berdasarkan keputusan ketua.
  8. Persyaratan di atas disampaikan paling lambat tanggal 28 Mei 2013.
  9. Menyerahkan uang sebesar Rp. 250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) untuk pembukaan rekening mahasiswa.