,

Outbound Leadership Series 10th STBA Pertiwi

Outbound Leadership Series 10th STBA Pertiwi

 

Outbound Leadership merupakan kegiatan pelatihan yang menitik beratkan pada pengembangan dan peningkatan kualitas kepemimpinan. Setiap orang memiliki jiwa memimpin, namun tidak banyak yang menyadari bahwa potensi leadership ini dapat ditingkatkan dan dikuatkan melalui pelatihan dan pendidikan.

Penguatan teknik leadership akan membantu anda dalam mengatasi masalah-masalah dan memberikan solusi yang cepat, tepat, dan akurat dalam perusahaan. Dalam pelatihan ini akan diberikan tantangan dan penugasan yang mengharuskan anda berfikir kreatif dan solutif. Tidak hanya itu, anda juga harus cepat dan tegas dalam mengambil tindakan karena kompetitor juga akan melakukan hal yang sama. Mengatur strategi, mengorganisasi anggota, dan melakukan eksekusi adalah kegiatan yang terus menerus dilakukan sesuai dengan teknik manajemen Planning, Do, Check, Action.

Tujuan Outbound Leadership Development :

Meningkatkan kemampuan dalam melihat masalah, mencari solusi, dan mengatasi masalah (problem solving).

Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan (decision making) secara tepat, tegas, dan akurat.

Meningkatkan motivasi kerja dan semangat membangun kualitastim kerja dengan wawasan dan pandangan yang lebih luas dan menyeluruh.

Mengembangkan kualitas memimpin yang berenergi, dicintai, dan berkarakter sehingga dapat memberikan pengaruh yang kuat di dalam organisasi.

Meningkatkan kualitas pemimpin yang mampu memberi inspirasi dan edukasi terhadap seluruh bagian dalam organisasi

Mengembangkan kualitas pemimpin yang mampu berinovasi dan mengembangkan bisnis dalam upaya peningkatan pendapatan dan pencapaian visi-misi perusahaan.

Konsep Kegiatan Outbound Training Leadership :

  • Outdoor Program
  • Indoor motivasi
  • Individual Challenge
  • Team Dynamic Challenge
  • Discusion & Coaching
  • Metafora & Debrifing
  • Psycological report

 

,

SEMINAR BLT The 10th STBA Pertiwi

Seminar  Series 10th   The Basic Leadership Training

Bersiaplah dengan Revolusi Industri 4.0! Seruan ini marak kita temukan di berbagai lingkaran profesional saat ini. Memang, tiap beberapa dekade, temuan teknologi termutakhir telah mengubah berbagai hal termasuk cara hidup yang sudah menjadi kebiasaan sebelumnya.

Bagaimana dengan revolusi industri keempat? Kata kuncinya ada pada robotisasi dan digitalisasi. Sebuah pembaharuan dari otomatisasi yang meliputi berbagai proses dan produk. Contoh kecanggihannya? Mulai dari mobil tanpa pengemudi, robot pintar, artificial intelligence, internet untuk segala hal, big data analytics, virtual reality, cloud computing dan lainnya.

Untuk mengarungi segala bentuk perubahan yang berlangsung cepat dan sinergi, tentunya kapal organisasi perlu dinakhkodai oleh pemimpin yang cakap sesuai era saat ini. bukan lagi pemimpin model lama yang hanya menggerakan tim berdasarkan pengalaman (senioritas karyawan), unjuk kinerja, ataupun kompetensi yang dibutuhkan organisasi saat ini.

Maka organisasi pun butuh transformasi kepemimpinan. Inilah waktunya untuk Leader 4.0! Seperti apa Leader 4.0? tentunya Leader yang mampu menggerakkan energi, aksi, dan konsistensi untuk menciptakan perubahan sekaligus memenangkannya. Selain itu, Leader juga mampu bersinergi dan memberikan kebermanfaatan terbesar tidak hanya bagi organisasinya, namun juga seluruh mitra, pelanggan, dan lingkungan sosial di sekitarnya.

Leader perlu “MELATIH DIRINYA” beradaptasi terus-menerus dengan cepat terhadap hal baru. Itulah mengapa mindsets menjadi lebih bernilai daripada skillsets yang bisa jadi kadaluarsa segera setelah kita baru menguasainya.

Prinsip kedua adalah ‘FOCUS ON WHAT WORKS’. Jangan sampai Leader tidak mampu membedakan mana yang esensial dan mana yang tidak. Misalnya, ketika mengelola proses inovasi dalam pekerjaan dan pembelajaran tim, Leader yang tidak fokus akan sibuk coba berbagai teknik dan metode asalkan berjudul inovasi.

Prinsip terakhir adalah ‘PRIORITIZE DIFFERENTLY’. Kita perlu memahami bahwa dunia yang kompleks di era digital ini membutuhkan atensi yang lebih kuat pada pengelolaan relasi kerja. Bila kita tetap ngotot hanya memprioritaskan pengelolaan proses kerja, melakukan kebiasaan lama karena itu yang sudah jadi keahlian kita, maka kemunduran menjadi jaminan hasilnya.

Maka itu, dalam seminar bertemakan : “ Provoking YourAttitude with Innovation and Creativity inIndustry 4.0 Era” yang disampaikan Suharsono dan Didi Mulyadi penting sekali bagi Leader 4.0 untuk terus merefleksikan pikiran dan emosinya secara objektif tanpa terjebak dengan pola lama. Semakin kita mampu melakukannya, semakin Leader mampu mempengaruhi timnya untuk kuat menghadapi perubahan tanpa kehabisan energi untuk mengeksekusinya.

 

 

,

NATAL BERSAMA STBA 2018

 

Kehidupan anak – anak muda adalah kehidupan yang berharga dan berarti, namun akhir – akhir  ini banyak anak muda yang kurang mengerti apa arti hidup mereka dan untuk apa Tuhan menciptakan setiap kita.

Dalam NATAL BERSAMA STBA Pertiwi  ini  kerinduan kami untuk menyampaikan anugrah dan Kasih Tuhan dengan tema “Divine Purpose” sub tema “Luminous Live is Here”

Pesan Natal yang disampaikan : “Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu,dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.(Mazmur 2:8)

Tujuan ilahi adalah suatu tujuan yang dasarnya adalah Firman Tuhan. Salah satu tragedi yang paling berbahaya di dunia ini adalah kehidupan yang tanpa tujuan. Bangsa-bangsa adalah kepunyaan Tuhan, jika kita minta berdasarkan kebenaran Firman Tuhan maka Tuhan akan memberikan sebagai anugerahNya. Tuhan memberikan bangsa-bangsa sebagai warisan untuk kita kelola. Sebagai orang yang dipercaya untuk mengelola kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Salah satu hal sebagai persiapan kita adalah tidak ada lagi rasisme. Juga tidak lagi ada iri hati dengan orang yang memiliki harta dan kekayaaan karena kekayaan kita yang sesungguhnya adalah warisan bangsa-bangsa itu.

Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan! (Kolose 1:27)

Pengharapan yang sesungguhnya ada di dalam Kristus. Saat pengharapan kita hancur maka masa depan kita juga hancur, karena itu iblis akan menyerang pengharapan kita. Saat kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat maka Kristus ada dalam kita dan kita di dalam Dia. Kristus Sang pemberi bangsa-bangsa sudah ada dalam hidup kita karena itu Allah akan mengerjakan di dalam kita baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya (Filipi 2:13). Allah sudah menentukan kita menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya kita membawa keselamatan sampai ke ujung bumi (Kisah Para Rasul 13:47). Dimanapun kita ditempatkan di antara bangsa-bangsa, hidup kita menjadi berkat dan nama Tuhan dipermuliakan.

Bangsa-bangsa yang Tuhan berikan sesuai dengan kapasitas kita, karena itu supaya tidak ragu dan berkompromi dengan apa yang telah Tuhan berikan maka kita harus memiliki kehidupan yang terus kita latih bersama Tuhan untuk:

1.    MEMILIKI TEKAD / PASSION

Pencapaian terbesar dalam hidup kita bukan diperoleh dari posisi, tetapi dari tekad yang kuat. Orang yang memiliki tekad akan tetap bersemangat dan bergairah sekalipun menghadapi rintangan seberat apapun. Orang yang memiliki tekad tidak akan mudah iri hati dan patah semangat. Orang yang memiliki tekad akan terpanggil untuk berani menggenapi visi Tuhan. Tekad (passion) yang dari Tuhan akan bergelora terus dan tidak akan padam, kecuali kita yang memadamkannya. Rasul Paulus sekalipun menghadapi begitu banyak tantangan dan rintangan dalam hidupnya, namun tekadnya tidak pernah padam karena ia telah menerima Kristus dalam hidupnya. Banyak orang yang taat karena upah, jabatan atau perintah, tetapi orang yang punya tekad akan tetap setia apapun keadaannya.

2.    HIDUP YANG SELALU BERNILAI

Tuhan membangkitkan bangsa yang kuat dari waktu ke waktu dari orang yang hidupnya bernilai. Hidup bernilai adalah dasar dari kepercayaan (Trustworthy). Hidup yang bernilai adalah kualitas yang paling dibutuhkan untuk hidup berbuah dalam segala hal.

Orang yang bernilai selalu berusaha mewujudkan gambar Tuhan dan bergaya hidup seperti gaya hidup Yesus di dalam seluruh aspek kehidupannya.  Ia tahu keterbatasannya dan konsisten dengan nilai-nilai kebijakan dan kode etik yang ada walaupun dalam keadaan yang sulit untuk dilakukan.

3. KEMAMPUAN KREATIF DAN OTORITAS ILAHI DARI TUHAN

Kreatif memiliki daya cipta dan kemampuan untuk menciptakan yaitu produktivitas dan inovatif. Dengan kemampuan kreatif dan otoritas dari Tuhan, kita akan mampu membuat rencana dan strategi untuk memenuhi tujuan Tuhan dalam hidup kita. Seperti halnya Tuhan menciptakan alam semesta beserta isinya dari sesuatu yang tidak ada, kitapun mampu menciptakan masa depan yang indah bagi bangsa ini. Otoritas ilahi akan dilepaskan pada kita saat kita mau diutus menjadi terang dimanapun kita ditempatkan. Kemampuan kreatif kita dapatkan melalui perjumpaan dengan Tuhan.

4. MENIKMATI BERSAMA TUHAN SELALU TERPUASKAN

Jangan merasa tidak puas dengan apa yang tidak kita miliki, tetapi puaslah dengan apa yang kita miliki. Kita punya hak untuk komplain dengan Tuhan atas apa yang kita tidak miliki atau bersyukur dengan apa yang kita miliki. Orang yang menikmati bersama Tuhan    selalu terpuaskan, apapun yang dimiliki ia tetap sadar bahwa Tuhan itu baik. Ketika kita menikmati bersama Tuhan, bukan berapa lama kita hidup tetapi seberapa banyak kita dipuaskan. Kita adalah jawaban atas generasi, bangsa dan keluarga. Apapun permasalahan yang kita hadapi, Tuhan akan menolong dan memampukannya.

 

5. SELALU MEMBURU KEBENARAN

Impian tertinggi Tuhan bukanlah membuat kita kaya, berhasil, terkenal atau populer, tetapi membuat kita benar bersama Dia. Segala hal bisa berubah, tetapi kebenaran tetap selamanya. Kebenaran adalah suatu hal yang tidak dapat digantikan oleh apapun dan kebenaran itu adalah Pribadi Yesus sendiri. Ketika hendak memusnahkan kota Sodom dan Gomora, Tuhan tidak sedang memburu dosa. Jika Tuhan tidak memburu kebenaran maka Abraham tidak akan bisa bernegosiasi dengan Tuhan mengenai adanya kebenaran di kota itu sekiranya didapati orang benar disana maka Tuhan tidak akan memusnahkannya (Kejadian 18:26). Kebenaran Tuhan ada dalam hidup kita, jangan memburu dosa dan kesalahan orang lain, tetapi selalu memburu kebenaran dengan saling menguatkan orang lain dan selalu memperkatakan yang positif.

Mari kita latih hal-hal tersebut sehingga dimanapun kita ditempatkan, hidup kita mampu menjadi jawaban dan berkat untuk menggenapi Tujuan ilahi Tuhan di tengah bangsa-bangsa yang belum mengenal Tuhan serta kebenaran Tuhan semakin dinyatakan. Amin.

 

,

Kamu Mahasiswa Baru STBA Pertiwi ? udah tau SIAP itu apa ?

Kita mulai dengan perkenalan SIAP ya… SIAP itu Sistem online yang bisa kalian akses untuk memasukan FRS / matakuliah yang akan kalian  ambil secara online dan di SIAP kalian juga bisa melihat Hasil Studi kalian…Mau tau gimana caranya masuk ke SIAP ?

Pertama – tama kalian bisa

KLIK LINK SIAP DISINI YA

untuk Login ke SIAP kalian masing – masing, Gimana Cara nya ?

Langkah Pertama : klik mahasiswa

Langkah kedua : Masukkan Login ( Masukkan NIM kalian ), untuk Password ( Masukkan 4 digit dari belakang NIM kalian )

setelah masuk ke SIAP kalian bisa mengisi FRS online dan melihat hasil studi kalian deh….

Kamu Anak Jaksel? Jangan Sembarangan Gunakan “Which”, Ini 5 Peraturannya!

Fenomena bahasa Anak Jaksel mulai viral sekita akhir tahun 2018 ini. Bahasa Anak Jaksel atau Bahasa Anak Jakarta Selatan sendiri sebenarnya bukanlah sebuah bahasa baru, melainkan campuran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Dalam ilmu bahasa, istilah ini disebut dengan Code Mixing, yaitu cara seseorang yang menggabungkan beberapa kosakata dalam dua bahasa yang berbeda. Hal ini sangat wajar. Terutama di kalangan orang-orang yang menguasai atau tengah mempelajari bahasa asing di luar bahasa ibunya. Nah, Code Mixing ini jugalah yang digunakan oleh anak Jakarta Selatan hingga fenomena ini disebut sebagai Bahasa Anak Jaksel.

Frasa yang paling sering disebutkan oleh milenial Jaksel dalam Code Mixing-nya adalah “which is.” Banyak sekali yang menggunakan frasa ini tanpa mengetahui dengan jelas aturan atau tata bahasa yang benar dalam menggunakan frasa ini. Contohnya pada kalimat, “Dia itu kenalan gue yang which is pernah deket sama gue.” Ini adalah penggunaan yang salah. Jadi, gimana sih penggunaan “which is” yang benar itu? Inilah 3 aturan penggunaan kata “which.”

1. Jangan Gunakan “which” untuk Menerangkan Kata Benda yang Manusia
“Which” hanya boleh digunakan untuk menerangkan benda mati, atau kata benda yang bukan manusia. Contohnya, “the bird which is on the top of the tree.” Sedangkan untuk menerangkan kata benda manusia, kata “who” yang bisa digunakan. Misalnya, “The woman who is angry.” Jadi bukan, “the woman which is angry,” ya.

2. Sehabis “which” Tidak Melulu Harus “is,” Tergantung Apa yang Diterangkan
Perhatikan jumlah kata benda yang diterangkan. Apakah itu tunggal (singular) atau jamak (plural). Misalkan, frasa “the bird” yang berbentuk singular, maka tentu saja “is” yang digunakan. Namun jika frasa yang diterangkan “the birds”, maka yang digunakan adalah “are”. Jadi, “the birds which are…” adalah bentuk yang benar. Jangan “which is” melulu, ya.

3. Kemudian Perhatikan Tense Klausanya
Nah, sekarang berfokuslah pada tense yang digunakan pada klausanya. Jika klausa itu menjelaskan sesuatu yang terjadi terus menerus, fakta, atau ada di masa sekarang, maka jelas “is” atau “are” yang digunakan. Contohnya, “the birds which are on the top of the tree.” Namun jika yang diterangkan adalah klausa yang terjadi pada masa lalu, maka “was” atau “were” yang digunakan. Contohnya, “the birds which were flying.” Dan begitu seterusnya. Intinya, perhatikan waktu yang digunakan dalam klausa itu, maka tense dan tobe-nya akan ketahuan. Sekali lagi, nggak harus melulu “which is” ya, “which was”, “which were”, atau yang lainnya juga bisa digunakan.

4. Tidak Melulu tobe, “which” juga bisa diikuti kata kerja (verbs)

Jika kamu ingin menerangkan kata benda yang melakukan suatu aktivitas dengan menggunakan “which”, maka setelah “which” kata kerjalah yang harus digunakan. Contohnya, “the bird which sings beautifully.” Tidak ada “is” di sini. Karena is diganti dengan kata kerja “sing.” Dan jangan lupa, aturan-aturan di atas juga tetap berlaku untuk “which” dengan kata kerja ini.

5. Yang Terakhir, Jangan Gunakan “yang”
Nah, inilah yang kesalahan paling sering dibuat oleh orang-orang yang berbahasa Anak Jaksel. Setiap mau ngomong “which”, kata “yang” dalam bahasa Indonesianya masih dipakai. Contohnya, “Gue baca konten yang which is awesome banget yesterday!” Nahloh?! Sudah ada “yang” masih pakai “which” pula.

Kata “which” adalah kata penerang yang bisa diterjemahkan menjadi “yang” dalam bahasa Indonesia. Jadi, penggunaan kata “yang” sebelum kata “which” adalah hal yang mubazir. Kalau digunakan, malah jadi “yang yang” dong artinya?

Nah, sekarang sudah tahu kan peraturan dalam menggunakan kata “which” ? Jadi bentuk yang benar dari contoh di paragraf ke-dua itu adalah “Dia itu kenalan gue who is pernah deket sama gue,” jangan pake “which is” lagi, ya.

Well, code mixing emang keren, sih! Tapi lebih keren lagi kalau kamu bisa bahasa Inggris dengan lancar dan berbahasa Indonesia dengan benar, bukan gado-gado. Ya, kan? Jadi, yuk belajar bahasa Inggris! Tapi, di mana sih tempat yang kece untuk belajar bahasa Inggris? Ya jelas di Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi, dong!

Wisuda Bersama STBA & STIE PERTIWI 2018

Salam Sejahtera untuk Kita semua…..
Jakarta, 6 November 2018, Bertempat di Sasana Kriya Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah, Wisuda Bersama STBA & STIE Pertiwi 2018 dilaksanakan. Sebanyak 109 peserta wisuda untuk lulusan program D3 Bahasa Inggris dan S1 Sastra Inggris mengikuti prosesi wisuda dengan hikmat dan lancar.

Bagi kami, civitas akademik STBA Pertiwi, kesuksesan para mahasiswa menyelesaikan kuliah tepat waktu dengan baik adalah suatu kebahagiaan yang sungguh besar. Disamping sebagai bukti komitmen kami akan tepat waktunya lulusan tetapi juga memberikan jaminan kepada mahasiswa  untuk selalu berprestasi dalam setiap proses perkuliahan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Bapak Dr. Suharsono, ketua Yayasan Pendidikan Pertiwi Global kepada orang tua yang tanpa ragu memberikan kepercayaan kepada STBA Pertiwi, sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan dan pendidikan putra/putri bapak/ibu, serta wisudawan dan wisudawati yang di wisuda pada hari itu. Insya Allah kepercayaan tersebut telah kami jawab dengan memberikan kualitas terbaik yang bisa kami berikan.

 

Dalam Kesempatan kali ini turut hadir Bapak Dr. Samsuri, S.pd, MT, wakil ketua LLDIKTI wilayah III dan  Bapak Suherman, S. Sos, M. Si selaku Kepala Sub. Bagian Tata Usaha dan SMN untuk menyampaikan sambutan dan pesan moral kepada seluruh wisudawan dan wisudawati STBA & STIE Pertiwi tahun akademik 2017/2018.

Selanjutnya, orasi ilmiah tahun ini disampaikan oleh Bapak M. Aditya Warman, (Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan)   kepada para wisudawan dan wisudawati. Dalam orasinya beliu berpesan bahwa gelar yang disandang sekarang bukanlah hanya sebuah rangkaian huruf di belakang nama, tetapi gelar tersebut merupakan bukti  bahwa saudara diberikan tanggung jawab yang lebih sehingga peran kebaikan saudara dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Jadikanlah gelar yang telah saudara sandang tersebut menjadi tantangan  saudara untuk melakukan lebih banyak kebaikan dibanding yang telah saudara lakukan selama ini. Jadikanlah gelar yang saudara sandang hari ini sebagai saluran berkah saudara buat sesama karena gelar tersebut akan tidak berarti apa – apa tanpa saudara manfaatkan demi kebaikan banyak orang.

Tak lupa, STBA Pertiwi juga memberikan penghargaan kepada 3 wisudawan terbaik dan selalu berpesan kepada seluruh wisudawan untuk selalu menjunjung nilai – nilai luhur pendidikan yang telah kami lakukan dan kami percayai. Jagalah selalu nama almamater  STBA Pertiwi, dengan melakukan lebih banyak lagi kebaikan dimasa mendatang sehingga almamater saudara akan semakin berkembang dan dipercaya oleh masyarakat. Amin

 

Terakhir kami ingin mengucapkan terima kasih yang setinggi – tingginya kepada seluruh civitas akademika, baik itu dosen maupun seluruh pihak yang terlibat dalam proses belajar mengajar ini. Karena  kolektifitas kerja sama inilah yang mengantarkan para wisudawan bisa menyelesaikan kuliah dengan baik pada waktu yang tepat.

Semoga semua langkah yang telah kita lakukan bersama akan menjadikan kita orang yang lebih baik dan STBA yang kita cintai ini akan semakin berkembang. – FK

 

,

Asesmen Lapangan Re-Akreditasi Diploma 3 STBA Pertiwi

Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi telah melakukan re-akreditasi untuk jenjang Diploma Tiga Bahasa Inggris pada Kamis hingga Jumat, tanggal 25-26 Oktober 2018. BAN-PT selaku badan akreditasi nasional yang mengirimkan dua asesornya yaitu Profesor Dr. Gusti Astika, M.A dan Profesor Mohammad Adnan Latief, M.A., P.Hd yang berasal dari Universitas Kristen Satya Wacana dan Universitas Negeri Malang telah melakukan Asesmen Lapangan pada hari dan tanggal tersebut.

Agenda pertama yaitu dimulai pada hari Kamis, 25 Oktober 2018 pada sore hari. Kunjungan dilakukan oleh Profesor Adnan selaku asesmen Program Studi yang memberikan arahan serta revisi atas Borang yang telah dibuat oleh institusi STBA Pertiwi. Prof Adnan juga melihat-lihat situasi dan kondisi dari Gedung STBA Pertiwi itu sendiri yang sedang dalam tahap renovasi. Seluruh tim dan staf STBA Pertiwi menyambut Prof Adnan dan berkenalan dengan asesor yang dahulunya pernah menjadi asesor dari akreditasi institusi STBA Pertiwi pada tahun 2010 ini.

Hari kedua asesmen lapangan re-akreditasi STBA Pertiwi, Prof Adnan dan Prof Gusti datang pada pukul 8 pagi dan menandakan dimulainya agenda re-akreditasi dari program studi Diploma Tiga STBA Pertiwi. Agenda dimulai dengan sambutan dan pembukaan oleh Ketua STBA Pertiwi Bapak Didi Mulyadi, S.S., M.M, Bapak Dr. Suharsono, M.M, Profesor Adnan dan Profesor Gusti.

Bapak Didi Mulyadi, S.S., M.M memberikan sambutannya kepada kedua asesor dan memberikan semangat dan terima kasih kepada tim STBA Pertiwi yang telah mempersiapkan agenda re-akreditasi ini sejak bulan Juni 2018. Bapak Dr. Suharsono, M.M juga berterima kasih kepada kedua asesor dari re-akreditasi ini dan juga berharap bahwa nilai dari re-akreditasi Diploma Tiga bisa naik menjadi lebih baik. Bapak Prof Adnan dan Bapak Prof Gusti memberikan nasihat dan ucapan terima kasih, serta memberikan pesan bahwa re-akreditasi ini bukan sesuatu yang dibuat dengan maksud menakuti, santai saja dalam menjalankan prosesnya.

Agenda di hari kedua ini terasa sedikit menegangkan namun tetap dalam suasana santai namun serius. Semua tim yang terlibat fokus kepada bagian dan posisinya masing-masing. Karena telah mempersiapkan re-akreditasi sejak beberapa bulan lalu, dan beberapa minggu sebelum kunjungan asesmen lapangan, para staf dan tim STBA Pertiwi juga selalu berdoa agar diberikan kelancaran dan hasil yang memuaskan, agar supaya mendapatkan hasil nilai yang baik.

Asesmen lapangan menghabiskan waktu 8 jam pada hari Jumat, 26 Oktober 2018. Pada sore hari ketika para asesor telah menyelesaikan tugasnya dan mengecek data-data yang diberikan oleh STBA Pertiwi, asesor memberikan bukti dan berita acara bahwa telah melakukan asesmen lapangan pada Institusi STBA Pertiwi. Mereka pun berpamitan kepada seluruh tim dan staff STBA Pertiwi dan berterima kasih atas sambutan dan kerjasama yang dilakukan di asesmen lapangan pada hari itu. Hari tersebut merupakan hari special juga untuk Bapak Arif Nugroho, B. Eng, M. Sc yang berulang tahun.

Semoga asesmen lapangan ini membuahkan hasil yang baik bagi Program Studi Diploma 3 STBA Pertiwi yang dapat memajukan Institusi STBA Pertiwi dan memberikan layanan pendidikan bagi berbagai kalangan, terutama dalam jenjang Pendidikan Tinggi. Aamiin.

, ,

SISTEM PENDIDIKAN TINGGI 2018 STBA PERTIWI

Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi Indonesia pada hari Sabtu, tanggal 15 September 2018 telah menyelenggarakan salah satu agenda penting setiap tahunnya yaitu, Sistem Pendidikan Tinggi atau biasa disingkat SPT. Agenda tahunan wajib ini bertujuan untuk memberikan informasi lebih mendalam tentang STBA Pertiwi khususnya serta bagaimana proses belajar mengajar yang ada di STBA Pertiwi. Mahasiswa/I baru yang diundang pun diharapkan untuk bisa menjadi salah satu ajang mengenal satu sama lain antara mahasiswa/I baru.

Agenda pertama di buka oleh Ketua STBA Pertiwi yaitu Bapak Didi Mulyadi, S.S., M.M. Sebelum memulai SPT 2018 ini, Bapak Didi Mulyadi, S.S., M.M mengajak mahasiswa/i baru untuk melakukan pemanasan. Selanjutnya, beliau memberikan pengenalan dan paparan tentang Kampus STBA Pertiwi yang memiliki tiga cabang dan kapan berdirinya STBA Pertiwi, yang mempunyai nama awal Akademi Bahasa Asing Pertiwi. STBA Pertiwi yang mempunyai pengalaman lebih dari 35 tahun dalam Pendidikan Bahasa Inggris, akan memberikan bantuan kepada mahasiswa/I baru untuk mencapai cita-cita dan tujuannya, dalam hal mempelajari Bahasa Inggris. Bapak Didi juga memberikan gambaran bagaimana caranya agar para mahasiswa/I baru dapat berkomitmen untuk bisa menyelesaikan studinya hingga 4 tahun ke depan walau halangan apapun menerjang.

Dalam sesi ini pun, beliau mencoba bertanya kepada mahasiswa/I baru tentang bagaimana mereka mendapatkan informasi tentang STBA Pertiwi, dan mengapa mereka memilih STBA Pertiwi. Beberapa menjawab, karena mereka mengakui STBA Pertiwi yang sudah terakreditasi B dari BAN – PT dan juga ada beberapa mahasiswa/I yang menjawab tentang lokasi strategis STBA Pertiwi.

Agenda selanjutnya, yaitu paparan informasi dan proses pembelajaran yang ada di STBA Pertiwi oleh Ibu Wulansari, S.Pd., M.Hum selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik. Bersama tim akademik yang di perkenalkan oleh Ibu Wulan, beliau memulai dengan memperkenalkan STBA Pertiwi beserta proses pembelajaran, yaitu dari tata tertib hingga apa itu yang disebut Formulir/Kartu Rencana Studi (FRS/KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), dan juga berbagai mata kuliah yang bisa didapatkan oleh mahasiswa/I baru ketika mereka belajar di STBA Pertiwi selama 4 tahun kedepan.

Ibu Wulansari dibantu oleh Bapak Priyoto, S.S., M.Pd selaku Ketua Jurusan di STBA Pertiwi, memaparkan tentang tata cara dan tata tertib Ujian di STBA Pertiwi. Tidak hanya Ujian Akhir Semester dan Ujian Tengah Semester, tapi mahasiswa juga mengikuti ujian tambahan yang diwajibkan STBA Pertiwi yaitu Ujian TOEFL, Uji Kompetensi Bahasa Inggris dan Ujian Skripsi atau Comprehensive Test.

Selanjutnya, masuk ke agenda dimana Bapak Abdillah, S.E., M.M selaku Wakil Ketua II Bidang Keuangan STBA Pertiwi memberikan paparannya mengenai sistem administrasi keuangan dan penjelasan tentang proses angsur dari biaya kuliah di STBA Pertiwi. Beliau juga menjelaskan, apa saja fasilitas yang didapatkan oleh mahasiswa/I selama di STBA Pertiwi. Mahasiswa/I baru di STBA Pertiwi akan mendapatkan fasilitas asuransi Pendidikan dan berbagai perlengkapan selama para mahasiswa/I belajar di STBA Pertiwi, yaitu jaket almamater, Basic Leadership Training, dan juga seminar.

Agenda selanjutnya, Ibu Sri Marleni, S.S., M.Hum selaku Staff Wakil Ketua III Bidang kemahasiswaan memberikan paparan nya mengenai kegiatan mahasiswa/I STBA Pertiwi dan bagaimana caranya mahasiswa/I baru dapat bergabung dalam kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa tersebut. Seraya menjelaskan, Ibu Sri Marleni juga memperlihatkan foto-foto dari kegiatan mahasiswa dalam UKM atau apa saja acara yang telah diselenggarakan, terutama oleh Senat Mahasiswa/I di STBA Pertiwi.

Pemaparan terakhir diisi oleh Bapak Mashuri, S.S>., M.Pd selaku pengurus Unit Penjaminan Mutu dari STBA Pertiwi. Beliau juga memperdalam pengetahuan tentang tata tertib STBA Pertiwi, terutama dalam hal proses belajar mengajar dan tata tertib mahasiswa/I di STBA Pertiwi. Agenda terakhir dilanjutkan dengan pengisian Formulir Rencana Studi oleh mahasiswa/I baru STBA Pertiwi beserta Pembimbing Akademik masing-masing kelas atau wali kelas selama para mahasiswa/I belajar di STBA Pertiwi. Lalu, berakhirlah acara Sistem Pendidikan Tinggi STBA Pertiwi 2018 yang mengawali dan menandai bahwa kelas dan semester baru bagi seluruh mahasiswa/I STBA Pertiwi telah dimulai.

 

Bagi mahasiswa/i baru yang ingin mengisi Formulir Rencana Studi secara online, dapat mengunduh Panduan SIAP di bawah ini:

PANDUAN Sistem Informasi Administrasi Pertiwi (SIAP)

Pengisian FRS dapat dimulai pada Senin Sore. Terima kasih.

, ,

-Open House STBA Pertiwi 4 Agustus 2018-

Open House Kampus Pertiwi Cililitan (STBA Pertiwi)

Kampus Pertiwi Cililitan yang menaungi tiga institusi berbeda yaitu STBA, STIE, dan Akpar Pertiwi telah menyelenggarakan ajang Open House pada tanggal 4 Agustus 2018. Agenda open house ini diselenggarakan untuk memberikan informasi lengkap dan secara langsung bagi para calon mahasiswa baru ataupun masyarakat yang ingin mengetahui lebih tentang Kampus Pertiwi.

Agenda dimulai dengan pengenalan singkat ketiga institusi melalui sebuah video profil dari ketiga institusi. Lalu setelah para peserta open house melihat video profil, para peserta menyaksikan sedikit peragaan dan sambutan dari mahasiswa dan mahasiswi ketiga institusi berserta perwakilan senat yang telah hadir. Para peserta open house tampak antusias ketika para mahasiswa memperagakan percakapan bahasa Inggris dan demo keahlian dari para mahasiswa dan perwakilan senat ketiga institusi.

Agenda dilanjutkan dengan sambutan dari para perwakilan ketiga institusi yang diwakilkan oleh Ibu Rina Ekawati, S.E., M.M dari Akpar Pertiwi, Ibu Wulansari, S.Pd., M.Hum dari STBA Pertiwi dan Bapak Agung dari STIE Pertiwi. Beliau memberikan sedikit gambar dari institusi yang ada di Kampus Pertiwi Cililitan. Agenda selanjutnya, yaitu para calon mahasiswa/I baru dan masyarakat yang hadir dalam open house tersebut dipersilahkan memasuki ruangan kelas untuk mengikuti acara selanjutnya yaitu wawancara dan presentasi yang dibawakan oleh masing-masing institusi secara lebih lengkap.

Para calon mahasiswa/I baru dan masyarakat yang hadir diundang untuk menghadiri agenda yang diselenggarakan Book Report 2018 yang diselenggarakan oleh STBA Pertiwi. Peserta antusias menghadiri acara Book Report 2018 dari STBA Pertiwi yang merupakan agenda tahunan dari co-curriculer kampus STBA Pertiwi ini. Para calon mahasiswa baru tampak antusias menyaksikan para peserta dan mahasiswa ataupun mahasiswi di Book Report 2018 ini. Mereka memperhatikan dengan seksama saat ujian Book Report 2018 diadakan dan memperhatikan bagaimana mahasiswa atau mahasiswi STBA Pertiwi membawakan analisa dari buku novel yang telah mereka dapatkan dan dijelaskan kepada para dosen penguji. Kemudian peserta calon mahasiswa baru memperhatikan bagaimana dosen penguji menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan buku novel yang mahasiswa/i STBA Pertiwi dapatkan.

Open House Kampus Pertiwi Cililitan akan kembali digelar pada Sabtu, 25 Agustus 2018 pukul 09 Pagi sampai jam 12 Siang. Open House kembali digelar guna memberikan informasi mengenai ketiga institusi dari Yayasan Pendidikan Pertiwi Global. Sampai bertemu di Open House selanjutnya!

, ,

Book Report 2018 STBA Pertiwi

 

Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi telah menggelar satu agenda pentingnya yang diselenggarakan satu tahun sekali, yaitu Book Report 2018. Satu agenda ini terselenggara cukup ramai dan beberapa peserta tampak antusias. Bagaimana keseruannya ya?

Book Report 2018

Diselenggarakan pada tanggal 3 dan 4 Agustus 2018, book report adalah agenda bagi para mahasiswa dan mahasiswi STBA Pertiwi yang duduk di semester 2,4, dan 6 untuk mengasah bakat analisa mereka dalam membaca dan memahami isi sebuah novel yang mereka dapatkan. Agenda penting ini adalah salah satu co-curriculer dari STBA Pertiwi, dimana mahasiswa mendapatkan satu buku novel yang mahasiswa/I baca dan pahami setelahnya, mahasiswa diminta untuk menuangkannya dalam sebuah paper dan nantinya akan di uji oleh para dosen STBA Pertiwi.

Agenda dimulai pada hari Jumat, 3 Agustus 2018. Mahasiswa dari kelas reguler malam dan karyawan bergantian memberikan hasil analisa mereka dan diberikan pertanyaan oleh dosen penguji. Mahasiswa/I STBA Pertiwi tampak antusias sekaligus sedikit gugup dalam menghadapi pertanyaan yang diberikan oleh dosen penguji, tetapi mereka juga tampak bersemangat dalam menceritakan isi dari buku novel yang mereka telah baca. Book Report di hari pertama ini selesai pada pukul 9 malam lalu Book Report dilanjutkan di hari kedua.

Hari kedua Book Report 2018, yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 4 Agustus 2018, bersamaan dengan diselenggarakannya open house Pertiwi. Book Report di hari kedua ini menguji dari kelas reguler pagi. Seperti hari sebelumnya, para mahasiswa tampak antusias dan gugup, tetapi terlihat lebih santai. Para mahasiswa memberikan kemampuan mereka dalam menganalisa buku novel tersebut, lalu para mahasiswa baru yang diundang oleh Kampus Pertiwi melihat ujian Book Report tersebut. Berakhirlah agenda book report di hari kedua tersebut. Sampai bertemu di Book Report tahun depan!