Re-Akreditasi Program Strata Satu STBA Pertiwi

Jakarta STBA Pertiwi – Program Studi Sastra Inggris melakukan visitasi Re-Akreditasi Program Studi secara Daring oleh asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Jum’at-Sabtu (26-27/02/2021). Asesor BAN-PT yang terdiri dari Adi Sutrisno, Dr. M.A – Universitas Gadjah Mada, Ria Rosdiana Jubhari, Dra. M.A., Ph.D. – Universitas Hasanuddin

 

Re-Akreditasi Daring tersebut dalam rangka evaluasi secara berkala yang terus dilakukan STBA Pertiwi demi mempertahankan komitmen mutu institusi sesuai visi misi STBA Pertiwi.

Selama proses visitasi daring,  asesor melakukan cross check pengisian borang. Dan berbagai aspek dinilai selama lima tahun kebelakang. Aspek yang dinilai tersebut merupakan laporan dari program kegiatan program studi sastra inggris yang akan menjadi pertimbangan akreditasi.

Akreditasi merupakan salah satu bentuk sistem jaminan mutu eksternal yaitu suatu proses yang digunakan lembaga yang berwenang dalam memberikan pengakuan formal bahwa suatu institusi mempunyai kemampuan untuk melakukan kegiatan tertentu. Dengan demikian, akreditasi melindungi masyarakat dari penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ciri akreditasi adalah penilaian yang dilakukan oleh pakar sejawat dari luar institusi terkait (external peer reviewer), dan dilakukan secara voluntir bagi perguruan tinggi yang menyelenggarakan suatu program studi.

Kegiatan ini diawali dengan melakukan kegiatan evaluasi diri (self evaluation) terhadap berbagai/ komponen dari masukan, proses dan produk perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi tersebut dan mengirimkan laporannya ke lembaga asesor. Berdasarkan isian tersebut dilakukan kunjungan lapangan (site visit) oleh asesor sebagai tindakan validasi.

Dengan kata lain Akreditasi sama dengan status dan proses. Status disini dalam konteks perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi terakreditasi telah memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan, sedangkan Proses dalam konteks ini maksudnya adalah proses kegiatan akademik telah dilakukan memenuhi standar mutu dan kecenderungan melakukan perbaikan secara berkesinambungan melalui evaluasi diri.

Mutu program studi merupakan cerminan dari totalitas keadaan dan karakteristik masukan, proses, keluaran, hasil, dan dampak, atau layanan/kinerja program studi yang diukur berdasarkan sejumlah standar yang ditetapkan.

Semoga Re-Akreditasi Program Strata Satu STBA Pertiwi dapat mendapat nilai yang bagus sesuai dengan proses, kegiatan pembelajaran tri darma pergururuan tinggi.

SURAT EDARAN KEBIJAKAN KEUANGAN TAHUN AKADEMIK 2020-2

No : 04/Dept-Keu/II-21
Hal : Surat Edaran Kebijakan Keuangan di Tahun Akademik 2020-2

Kepada Yth,
Pimpinan Institusi (STBA, STIE, AKPAR) Perguruan Tinggi Pertiwi,
Manajer Sekretariat Bersama Kampus Pertiwi,
Rekan-rekan Mahasiswa/i,
di tempat

Assalamualaikum Wr. Wb.,
Semoga rekan-rekan sekalian selalu diberikan kesehatan dan selalu berada di bawah
lindungan Allah SWT. Masa pandemi Covid-19 berkepanjangan hingga memasuki Tahun
Akademik 2021-2 Genap, Yayasan Pendidikan Pertiwi Global tetap memberikan berbagai
kebijakan keuangan melalui program Pertiwi Peduli untuk semua mahasiswa aktif di lingkungan
Institusi (STBA, STIE, dan AKPAR) Pertiwi untuk menjaga semangat belajar dan keberlanjutkan
studi rekan-rekan mahasiswa/i.

Berikut adalah ketentuan kebijakan yang dimaksud:
A. Keringanan/Potongan Uang Kuliah untuk Semua Mahasiswa/i
1. Untuk mahasiswa/i yang melunasi pembayaran uang kuliah Semester Genap TA 2020/21
maka akan di berikan keringananan/potongan biaya kuliah senilai Rp 100.000,-
2. Mahasiswa yang sudah lunas sebelum ada program Pertiwi Peduli, maka tetap berhak
mendapatkan keringaanan/potongan tersebut yang akan diberikan pada saat
pembayaran di semester berikutnya.

B. Pelunakkan Angsuran Biaya Kuliah untuk Semua Mahasiswa/i
Ketentuan angsuran sesuai SK Tarif yang berlaku adalah 30% diawal kuliah sebelum FRS, 30%
sebelum UTS, dan sisanya 40% sebelum UAS. Khusus untuk Tahun Akademik 20202
melanjutkan dari semester sebelumnya maka angsuran biaya kuliah diperlunak menjadi 15%
diawal kuliah sebelum FRS, 40% sebelum UTS, dan 45% sebelum UAS. Dengan demikian
diharapkan mempermudah proses angsuran sehingga mahasiswa/i bisa fokus untuk mengikuti
proses belajar mengajar.
C. Perpanjangan Angsuran Biaya Kuliah untuk Mahasiswa/I yang Disetujui

Mahasiswa/i yang masih kesulitan melakukan angsuran seperti karena terimplikasi pandemi
dalam bentuk PHK atau dirumahkan diperbolehkan untuk mengajukan keringanan angsuran
dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Mahasiswa/i atau wali siswa/i yang bekerja dengan status “dirumahkan” atau “terkena
PHK”. Melampirkan bukti-bukti terkait dengan status “dirumahkan” atau “terkena PHK”.
2. Mengisi daftar Form Pengajuan Perpanjangan Angsuran dan kelengkapannya melalui
form online: https://bit.ly/perpanjangan-angsuran Keputusan persetujuan perpanjangan

angsuran bergantung kepada validitas dokumen lampiran pendukung pengajuan
perpanjangan angsuran tersebut yang diantaranya adalah:
a. Bukti status di PHK atau dirumahkan
b. Surat pernyataan
3. Informasi mengenai persetujuan perpanjangan masa angsuran akan diinformasikan kepada
mahasiswa/i yang mengajukan melalui email yang digunakan untuk pengajuan. Proses
verifikasi dan persetujuan dilakukan dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja. Selama proses ini
mahasiswa/i dipersilahkan untuk tetap mengikut proses akademis yang berlaku.
D. Pengajuan Bantuan dari Pemerintah melalui Institusi Pertiwi Bagi mahasiswa/i yang diri dan
keluarganya terdampak pandemi sehingga menjadi kondisi yang sangat memberatkan akan
mendapat prioritas untuk diajukan bantuan biaya kuliah melalui kebijakan bantuan Uang
Kuliah Tunggal (UKT) dari Kemendikbud RI khusus untuk Tahun Akademik 2020-2. Beberapa
ketentuan pengajuan UKT adalah sebagai berikut:
1. Mahasiswa/ yang orang tua/wali/penganggung biaya kuliah mengalami kendala finansial
karena terdampak pandemic dengan ketentuan diprioritasikan pada mahssiwa dari
Program Keluarga Harapan (PKH), pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau
menyediakan surat pernyataan terkendala keuangan.
2. Mengisi daftar Form Pengajuan Bantuan Kulih melalui UKT dan kelengkapannya melalui
form online: https://bit.ly/bantuan-kuliah. Keputusan persetujuan pengajuan UKT
bergantung kepada validitas dokumen lampiran pendukung pengajuan perpanjangan
angsuran tersebut dan persetujuan dari Kemendikbud RI dan Institusi Pertiwi selaku
pemberi bantuan.
3. Informasi mengenai persetujuan perpanjangan masa angsuran akan diinformasikan kepada
mahasiswa/i yang mengajukan melalui email yang digunakan untuk pengajuan. Proses
verifikasi dan persetujuan dilakukan dalam waktu 14 (empat belas) hari kerja. Selama
proses ini mahasiswa/i dipersilahkan untuk tetap mengikut proses akademis yang berlaku.
Mahasiswa/i yang pengajuannya tidak disetujui diprioritaskan untuk mendapatkan
keringanan di poin C.
E. Pengajuan khusus untuk mahasiswa/I yang apabila kebijakan pada Poin A, Poin B, Poin C dan
Poin D, tidak dapat untuk menutupi biaya kuliah yang sedang berjalan, maka mahasiswa/I
boleh mengajukan kebijakan lain diluar kebijakan kebijakan diatas, dengan kebijakan khusus
dan kebijakan ini ditujukan langsung ke Wakil Ketua2 bidang keuangan, keputusan atas
permohonan ini akan diputuskan oleh Wakil Ketua 2 di lingkungan Institusi (STBA, STIE, dan
AKPAR) Pertiwi. Seluruh Institusi (STBA, STIE, AKPAR) Pertiwi berkomitmen untuk memberikan
kebijakan yang dapat membantu mahasiswa/i tetap berkuliah dan menyelesaikan masa studi.

Demikianlah surat edaran ini disampaikan agar bisa dilaksanakan dengan baik untuk
mendukung lancarnya proses belajar mengajar di lingkungan Institusi (STBA, STIE, AKPAR) Pertiwi di masa pandemi ini. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 15 Februari 2021
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Yayasan Pendidikan Pertiwi Global