Putuskan Mata Rantai COVID-19 Kampus STBA Pertiwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan

STBA Pertiwi, Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Pimpinan beserta karyawan di Lingkungan Kampus STBA Pertiwi Dewi Sartika dan Kampus Ir. Juanda Bekasi melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh area kampus Dimulai dari ruang kelas, Tata Usaha, lift, tangga, tempat olahraga, kantin, parkiran hingga tempat pimpinan dari lantai dasar sampai lantai paling atas. Pimpinan SEKBER Kampus Cililitan, Partimah, S.Sos, MM menyampaikan, bahwa Penyemprotan cairan desinfektan secara rutin cukup efektif untuk menekan penyebaran infeksi Covid-19.

Pelaksanaan penyemprotan desinfektan ini, terselenggara atas kerjasama dengan Tim Penanggulangan COVID-19 Wilayah Jakarta dan Wilayah Bekasi  sebagai tahap awal aksi  dalam pencegahan virus Covid-19. Berikutnya upaya pencegahan ini masih terus dapat dilakukan agar bisa melayani lebih banyak lagi mahasiswa dilingkungan Kampus Pertiwi. Sementara itu, Retno Ramadina,SS.,MPd  selaku ketua SEKBER Kampus Bekasi yang  hadir dalam kegiatan penyemprotan Desinfektan menambahkan jika kegiatan tersebut  sebagai bentuk keseriusan pihak Kampus Pertiwi dimana didalamnya ada beberapa intitusi yang bernaung dalam gedung tersebut, diantaranya STBA Pertiwi, STIE Pertiwi, AKPAR Pertiwi dan Lembaga Kursus BBC-ETS,  untuk ikut terlibat dalam mengantisipasi penyebaran serta melawan virus corona yang kini sudah dinyatakan sebagai pandemi, tukasnya.

Semoga dengan penyemprotan disinfektan di fasilitas Kampus Pertiwi (STBA,STIE,AKPAR Pertiwi)  ini penyebaran virus Coid-19 di lingkungan kampus bisa diminimalisir selain itu juga segenap sivitas akademika  tetap menjaga kebersihan, ikuti fatwa ulama atau pemuka agama, mengikuti anjuran medis, mendukung program social distance dan protokol kesehatan dari pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran virus Cobid-19.

Mari kita tetap waspada dan berdoa semoga wabah virus ini segera hilang dan kita bisa beraktifitas seperti sedia kala.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *