Intip Cara Belajar Bahasa Inggris di Negara Lain, Yuk!

Indonesia, merupakan salah satu Negara yang tidak menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa Ibu. Pastinya, karena Indonesia memiliki bahasa satu bahasa Indonesia. Tapi bagaimana dengan Negara-negara yang bahasa Ibunya memiliki dua bahasa sekaligus? Sebut saja Swedia. Di Swedia hampir seluruh warganya menggunakan bahasa Inggris di banding bahasa Negara itu sendiri. Pasti kalian pun tahu Negara Republik Irlandia. Walaupun di Negara tersebut para warganya mempunyai bahasa ibu mereka yaitu bahasa Irlandia, tapi kebanyak orang Negara tersebut menggunakan bahasa Inggris.

Tapi, pernahkah kalian membandingkan bagaimana mereka belajar? Adakah hal-hal yang mungkin sama dengan cara pembelajaran di Indonesia dengan pembelajaran di Negara tersebut?

  1. Belajar sejak kecil

Banyak Negara yang menerapkan system belajar bahasa Inggris semenjak anak-anak masih kecil. Penelitian pun juga menunjukkan bahwa anak usia dini lebih mudah menangkap pelajaran baru dan mempraktekannya. Banyak Negara di Eropa khususnya yang menerapkan hal ini untuk pembelajaran Bahasa Inggris.

Hampir sama seperti di Indonesia, Negara Eropa sudah memberlakukan pembelajaran bahasa Inggris sejak anak-anak duduk di bangku sekolah dasar dan waktu pembelajarannya bahasa asingnya pun cukup lama. Hal ini membuat para murid sekolah dasar hingga mereka remaja sudah bias dikatakan cukup mahir di dalam berbicara bahasa Inggris. Bahkan survei membuktikan http://www.ef.com/ca/epi/ Negara seperti Swedia, Norwegia, dan Jerman, populasi dari penduduk yang berbicara bahasa Inggris lebih banyak. Bahkan dibandingkan Amerika saja, penduduk eropa lebih banyak yang berbicara menggunakan bahasa Inggris dibanding bahasa Ibu mereka sendiri.

  1. Menggunakan Internet

Kalau hal satu ini, pasti hampir sama dengan Negara Indonesia tercinta. Mempelajari Bahasa Inggris melalui internet adalah salah satu cara yang paling sering dipilih di seluruh Negara di dunia. Penggunaan dan perkembangan di internet yang saat ini sangat pesat, memudahkan para pelajar atau orang-orang yang belajar bahasa Inggris untuk mempelajari bahasa Internasional ini. Tak heran bahwa hampir seluruh jurnal dan catatan penelitian dibuat dalam bahasa Inggris untuk mempermudah seluruh orang dunia mengaksesnya di internet dan mempelajarinya.

Penggunaan internet ini juga dimanfaatkan beberapa Negara di Eropa untuk berlomba-lomba membuat situs-situs berbasis pembelajaran bahasa Inggris atau biasa disebut Online Course. Salah satu contoh penggunaan internet untuk online course sudah digunakan oleh beberapa situs online course, sebut saja www.futurelearn.com dan https://alison.com/ . Tetapi memang, kekurangan dari online course ini kamu harus memiliki akses internet dimanapun kamu ingin memulai online course kamu ya! Kapasitas untuk bertanya pada guru juga sedikit, karena jarak dan waktu belajar yang berbeda. Tetapi, karena perkembangan internet tadi yang sudah pesat, orang-orang yang sedang belajar bahasa inggris, merasa sangat terbantu akan hal ini.

  1. Penerapan bahasa Inggris di kelas Internasional atau di Perguruan Tinggi

Nah, belajar bahasa Inggris salah satunya caranya juga adalah dengan menerapkan sistem pembelajaran dengan menggunakan bahasa Inggris di dalam kelas. Memang sudah cukup banyak sekolah Internasional di Indonesia yang penerapan pembelajarannya menggunakan bahasa Inggris, baik guru yang mengajar ataupun modul yang digunakan semua tertulis dalam bahasa Inggris.

Penggunaan EMI (English as a Medium Instruction) salah satu cara yang digunakan untuk mempelajari bahasa Inggris di beberapa kelas internasional ataupun kelas di perguruan tinggi. Penggunaan EMI ini digunakan agar para siswa familiar dengan bahasa Inggris dan membiasakan diri untuk menggunakannya karena di dalam kelas mereka dituntut untuk paham dan mengerti bahasa Inggris. Tetapi penggunaan cara ini juga ditakutkan akan mengurangi kepedulian para pembelajar terhadap budaya atau bahasa mereka sendiri.

Penelitian menunjukkan pula bahwa penggunaan EMI di dalam kelas sangat membantu para siswa untuk belajar subjek umum yang diajarkan dengan bahasa Inggris itu sendiri, sebut saja dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, Matematika atau jurusan ilmu esakta lainnya. Di satu sisi, murid-murid atau mahasiswa juga mempelajari bahasa Inggris secara bersamaan.

Banyak penelitian dibuat untuk mencari tahu seberapa efektifnya penggunaan EMI ini di dalam kelas. Banyak Negara Eropa yang sudah menerapkan EMI, sebut saja Negara seperti Austria, Denmark, Jerman, Finlandia, dan Negara eropa yang tertinggi penggunaan bahasa Inggris di dalam kelas yaitu Belanda.

  1. Mendengarkan musik ataupun menonton acara yang berbahasa Inggris

Pelajar China, Philipina dan di banyak Negara Eropa memiliki cara mempelajari bahasa Inggris melalui media massa. Mendengarkan musik yang memang salah satu favorit anak muda untuk mempelajari bahasa Inggris menjadi pilihan utama.

Salah satu pelajar di China mengatakan bahwa ia mempelajari bahasa Inggris dengan berkunjung ke kantor berita seperti VOA. https://www.quora.com/How-do-people-study-English-in-the-non-English-spoken-countries-Are-there-compulsory-English-courses-and-what-are-they-like. Hal ini juga efektif untuk mempelajari bahasa Inggris ke level yang lebih tinggi dengan bahasa yang lebih formal.

Nah, itu dia beberapa cara orang orang yang belajar bahasa Inggris di Negara yang bukan menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa Ibu mereka. Banyak sekali juga kemiripan mengenai cara belajar pelajar di Indonesia dengan para pelajar yang ada di benua Eropa ataupun Asia yang penggunaan bahasa Inggrisnya bisa dikatakan cukup tinggi. Di benua Eropa sendiri pengguna terbanyak bahasa Inggris adalah Negara Belanda dan di benua Asia khususnya di Asia Tenggara sendiri, Negara yang pengguna bahasa Inggrisnya terbanyak dan paling bagus adalah Negara Filipina.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *