Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW telah digelar oleh SENAT mahasiswa gabungan STBA-STIE-AKPAR Pertiwi pada Kamis 22 Desember 2016. Acara yang memiliki tujuan untuk mengingat rasulullah SAW dan sekaligus salah satu cara untuk selalu memberikan pesan agar para muslimin selalu bersalawat mengingat Nabi SAW ini, berlangsung hikmat dan diikuti oleh kurang lebih 90 orang peserta dari seluruh unit perguruan tinggi Pertiwi.

Peringatan Maulid Nabi ini diselenggarakan berkat kerja sama dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dari tiga unit perguruan tinggi. Acara yang digelar pada pukul 15.30 sore pada hari Kamis ini dihadiri oleh seorang Ustadz yang bernama Ustadz Haris. Acara ini pula di hadiri oleh Marawis yang membawakan salawat dan mengiringi salawat tersebut menggunakan perkusi khas dari jazirah Arab.

Acara dimulai dengan membaca doa dan basmalah serta dibuka dengan sambutan dari Ketua panitia acara Maulid Nabi 1438 H ini oleh Ahmad Qodar, mahasiswa semester 3 STBA Pertiwi. Sambutan juga dibawakan oleh Ketua Jurusan STIE Pertiwi yaitu Bapak Mulyadi.

Acara berlanjut dengan penampilan dari tim marawis yang di hadirkan oleh Panitia Acara Maulid Nabi ini yang membawakan salawat Nabi, membacakannya bersama seluruh peserta yang hadir bersama-sama diiringi dengan musik.

Memasuki acara inti yaitu ceramah agama yang dibawakan oleh Ustadz Haris yang bertemakan dengan Maulid Nabi dan anak muda sesuai dengan tema dari acara ini sendiri yaitu The Youngters Today are The Leaders for the Future atau dalam bahasa Indonesia diartikan bahwa Pemuda Masa Kini adalah Pemimpin Masa Depan. Pesan yang disampaikan oleh Ustadz Haris ialah Ustadz Haris menganjurkan agar kita senantiasa bersalawat, dimulai dengan melakukan kebiasaan tersebut dengan bersalawat rutin pada Pagi, Sore, dan Malam hari sebanyak sepuluh kali. Maka jika kita sudah mulai terbiasa dan selalu beristiqomah, insya Allah kebiasaan baik tersebut dapat diteruskan dan bacaan salawat yang dilakukan akan ditambah dan ditambah lagi banyaknya. Ustadz Haris juga mengkonfirmasi bahwa boleh saja pemuda suka update status mengajak para temannya untuk bersalawat dengan menuliskan salawat pada status yang ditulisnya di sosial media, tetapi agar niat tersebut adalah niat yang baik untuk mengajak para muslimin untuk ikut bersolawat mengingat Nabi.

Acara penutup yaitu adalah doa yang dipimpin oleh Bapak Muhammad Heikal. Doa yang dikhususkan isinya agar Allah SWT dapat senantiasa menjadikan kita umat yang selalu ingat kepada Nabi Muhammad SAW dan senantiasa bersalawat agar kita dapat menjadi umat yang nantinya bisa masuk surga bersama sang utusan Allah SWT dan Nabi terakhir kita yaitu Nabi Muhammad SAW. Aaamiin Ya Rabbal Al Aamiin…

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan