Wawancara Calon Mahasiswa Baru STBA Pertiwi

Wawancara STBA Pertiwi dan tes Untuk calon mahasiswa baru

Setiap calon Mahasiswa baru Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi diwajibkan untuk mengikuti proses wawancara terlebih dahulu. Hal tersebut merupakan syarat wajib bagi mahasiswa baru, sebelum aktif mengikuti kegiatan perkuliahan di kampus. Hal ini juga berarti Anda sudah selangkah semakin dekat dengan dunia kemahasiswaan.

Wawancara? “Bagaimana bila terjadi kesalahan?” Pikir calon mahasiswa, apakah ada kemungkinan tidak diterima di STBA Pertiwi? Jangan khawatir! Dalam pelaksanaan wawancara ini, Tim STBA Pertiwi ingin menggali potensi besar yang ada dalam calon mahasiswa/i, karena potensi ini sangat berarti sekali dalam proses belajar dan mengajar di lingkungan kampus.

Wawancara diadakan dengan tujuan untuk mengenal lebih jauh calon mahasiswa/i. Jika Anda diminta untuk menghadiri wawancara, berarti pihak stba pertiwi tertarik dengan personal statement yang Anda tulis, dan langkah selanjutnya adalah untuk mengenal Anda lebih jauh.

Wawancara bisa berupa percakapan yang ringan, hingga diskusi mengenai topik, ataupun mengadakan debat dengan topik yang sesuai dengan jurusan pilihan Anda.

Sebenarnya wawancara itu diadakan untuk mengenal pola pikiran Anda. Jadi jangan khawatir jika Anda merasa telah menjawab dengan tidak benar. Pihak kampus hanya ingin mengetahui apa yang telah Anda pelajari hingga sekarang, dan ingin mengenal bagaimana Anda merespon terhadap pertanyaan-pertanyaan mereka. Jadi jangan sungkan untuk mengungkapkan pemikiran dan ide Anda apa adanya.

Terkadang pihak STBA Pertiwi akan sengaja mengajukan pertanyaan yang aneh, yang tidak pernah Anda duga sebelumnya. Tujuannya adalah ingin menilai seberapa cepat dan bagaimana cara Anda menanggapi pertanyaan mereka. Jika menghadapi pertanyaan seperti itu, jawablah dengan santai dan sesuai dengan apa yang Anda pikirkan.

Tetaplah ingat bahwa yang ingin dinilai oleh pihak kampus adalah bagaimana cara Anda merespon keadaan tak terduga. Pihak stba pertiwi tahu dengan jelas bahwa Anda datang untuk belajar dan bukannya sudah tahu segalanya. Mereka hanya ingin menilai keahlian berkomunikasi Anda dan keahlian Anda dalam mengatasi tekanan. Anda tidak perlu langsung menjawab pertanyaan, Anda boleh berpikir sejenak sebelum memberikan jawaban.

Anda tidak perlu selalu setuju dengan ide yang dikemukakan oleh juri wawancara Anda. Anda boleh memberikan argumen jika perlu. Yang penting selama wawancara, jagalah ketenangan pikiran Anda dan berusaha untuk tetap santai dan rileks.

Seperti apa pun wawancara yang Anda hadapi, ingatlah bahwa wawancara itu bersifat interaktif. Jadi sebelum menghadiri wawancara, persiapkanlah pertanyaan yang ingin Anda ajukan kepada pihak STBA Pertiwi, dan pastikanlah jawaban dari pertanyaan Anda tidak tersedia di prospektus atau website.

Yang paling ingin dilihat oleh pihak stba pertiwi saat wawancara adalah antusiasme Anda terhadap jurusan pilihan Anda. Pertanyaan yang ditanyakan bisa saja mengulang dari pertanyaan yang diajukan di personal statement, seperti apa alasan Anda untuk memilih jurusan yang bersangkutan.

Selain itu, mereka juga ingin mengetahui seberapa Anda mengenal jurusan pilihan Anda dan pemikiran Anda terhadap karir Anda kedepan. Sebaiknya Anda mencari berita terbaru yang bersangkutan dengan bidang jurusan Anda. Ada kemungkinan berita ini akan diangkat menjadi topik diskusi saat wawancara.

Untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik, ada baiknya Anda menanyakan pengalaman wawancara para mahasiswa di kampus pilihan Anda. Jika Anda berkesempatan untuk mengunjungi acara open day, Anda bisa menanyakan secara langsung kepada mereka. Jika tidak, Anda tetap bisa mengakses Jejaring Sosial petemanan para mahasiswa/alumni dan menanyakan pengalaman mereka.

Sebelum menghadiri wawancara, pelajarilah dan ingatlah isi personal statement Anda. Hindari memberikan jawaban yang berbeda atau bahkan bertolak belakang dengan data diri yang telah Anda tuliskan sebelumnya.

Berpakaianlah yang rapi untuk menghadiri wawancara dan pastikan Anda hadir tepat waktu. Bahasa tubuh juga penting pada saat wawancara, jangan takut untuk melakukan kontak mata dengan juri wawancara. Perhatikan juga nada bicara Anda, jawablah dengan tegas dan percaya diri. Biarkanlah pihak juri wawancara yang memimpin saat kapan berjabat tangan, duduk, atau memulai pembicaraan.

Semoga informasi dan tips ini bermanfaat amin (Dila)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan