, ,

Sistem Pendidikan Tinggi STBA Pertiwi 2017

STBA Pertiwi telah menggelar agendanya yaitu Sistem Pendidikan Tinggi dan Pengisian Formulir Rencana Studi bagi seluruh mahasiswa barunya di tahun ajaran 2017/2018. Peserta yang berasal dari seluruh cabang ini tampak antusias dan senang karena mereka dapat berkenalan dengan teman baru dari seluruh cabang kampus STBA Pertiwi.

Agenda dimulai dengan registrasi. Para peserta mendaftarkan ulang dirinya, dan juga dapat berbincang-bincang santai dengan seluruh teman yang baru ditemui oleh mereka. Berikutnya, acara dibuka oleh MC yang dibawakan oleh salah satu alumni dan dosen STBA Pertiwi yaitu Mr. Stenly Duganata. Setelah acara pembukaan, ketua STBA Pertiwi langsung mengawali agenda penting bagi mahasiswa baru ini yang mempunyai tujuan agar para mahasiswa baru dapat lebih mengenal kampus STBA Pertiwi dan bagaimana sistem perkuliahan di kampus ini.

Ketua STBA Pertiwi, Bapak Didi Mulyadi, S.S., M.M membawakan presentasinya yang berkaitan dengan STBA Pertiwi. Beliau memberikan presentasi pertamanya berkaitan dengan kapan berdirinya STBA Pertiwi yang kurang lebih sudah berdiri selama 30 tahun lebih. Bapak Didi Mulyadi, S.S., M.M juga memperkenalkan apa saja yang STBA Pertiwi berikan kepada para mahasiswanya, fasilitas yang ada di STBA Pertiwi dan juga kegiatan yang ada di STBA Pertiwi yang wajib diikuti oleh mahasiswa STBA Pertiwi. Beliau pun juga memberikan sedikit presentasi berkaitan dengan motivasi agar seluruh mahasiswa STBA Pertiwi dapat menjaga komitmennya untuk bisa menyelesaikan kuliah di kampus ini dalam waktu 4 tahun untuk program studi S1 dan 3 tahun untuk program studi D3.

Agenda dilanjutkan dengan presentasi yang dibawakan oleh Puket I (Wakil Ketua I) Bidang Akademik yaitu Ibu Wulansari, S.Pd., M.Hum. Beliau memulai presentasinya dengan yel-yel STBA Pertiwi dan juga mengajak seluruh mahasiswa baru STBA Pertiwi agar dapat mendalami makna visi dan misi mahasiswa STBA Pertiwi dengan membaca visi misi tersebut secara bersama-sama. Agenda selanjutnya, Ibu Wulansari, S.Pd., M.Hum memberikan presentasi yang berkaitan dengan bidang akademik dan sistem perkuliahan di STBA Pertiwi yang nantinya akan dijalani oleh seluruh mahasiswa baru, mulai dari pendaftaran, tata tertib, pengisian frs, dan juga pemberian dan penerimaan nilai bagi mahasiswa nantinya. Banyak sekali mahasiswa baru yang antusias kemudian bertanya mengenai sistem perkuliahan di STBA Pertiwi ini.

Lalu agenda selanjutnya dibawakan oleh Bapak Abdillah, S.E., M.M selaku Puket II (Wakil Ketua II) Bidang Administrasi dan Keuangan. Beliau membawakan presentasi mengenai sistem administrasi dan tata tertib pembayaran yang dapat dilakukan oleh mahasiswa baru STBA Pertiwi. Beliau juga menjelaskan sedikit tentang hal-hal baru yang didapat mahasiswa baru di STBA Pertiwi.

Agenda belum berakhir, Ibu Sri Marleni, S.S., M.Hum selaku staff Puket III (Wakil Ketua III) bidang kemahasiswaan memberikan pengenalan kegiatan di kampus STBA Pertiwi dan apa saja fungsi dari bagian kemahasiswaan itu sendiri. Banyak sekali kegiatan di STBA Pertiwi yang diperkenalkan oleh beliau dan nantinya dapat diikuti oleh mahasiswa untuk mengembangkan diri mereka tidak hanya di bidang Bahasa Inggris.

Acara pun berakhir dengan agenda pengisian FRS bersama yang dibantu oleh seluruh Pembimbing Akademik (PA) yang masing – masing PA tersebut dapat ditanyai oleh mahasiswa baru mengenai jadwal dan permasalahan kuliah. Jadi, sudah siapkah kamu para mahasiswa baru STBA Pertiwi untuk menjalani kuliah di kampus kece ini???

, ,

STBA Pertiwi Menggelar English Competency Test 2017

STBA Pertiwi yang telah ditunjuk sebagai Tempat Uji Kompetensi Bahasa Inggris Nasional untuk wilayah Jakarta Timur melakukan tes Uji Kompetensi Bahasa Inggris yang akan diselenggarakan pada tanggal 1 Oktober 2017. Bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi Bahasa Inggris, seluruh mahasiswa STBA Pertiwi diikutsertakan dalam kegiatan uji kompetensi ini, dimana nantinya mahasiswa akan mendapatkan sertifikat kompetensi Bahasa Inggris yang mutlak diakui kemampuan Bahasa Inggrisnya di tingkat nasional.

Program uji kompetensi/sertifikasi bahasa inggris yang diujikan adalah :

  1. SURVIVAL ENGLISH (SE)
  2. ENGLISH for COMMUNICATION (EC)
  3. ADVANCED COMMUNICATION in ENGLISH (ACE).

Berdasarkan standar mutu nasional STBA Pertiwi telah Terakreditasi “B” No.275/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2014, dengan terjaminnya kualitas mutu pendidikan di STBA Pertiwi dan adanya uji kompetensi dengan pengakuan sertifikasi berskala nasional, maka akan membantu mahasiswa lulusan STBA Pertiwi pada persaingan di dunia kerja setelah lulus nanti. Hal ini juga membuat STBA Pertiwi menjadi Perguruan Tinggi Profesional yang meluluskan mahasiswa dengan kemampuan Bahasa Inggris bersertifikasi, sehingga dunia kerja sudah tidak ragu lagi untuk menerima lulusan STBA Pertiwi.

TES UJI KOMPETENSI BAHASA INGGRIS
STBA PERTIWI
Let’s join our English Competency Test with STBA Pertiwi and LSK-BIG on October 1st 2017

There are 3 levels for this test :
1. English Survival
2. English for Communication
3. Advanced Communication English

For Info and Registration :
Registration :
Mr. Stenly -0852.1038.3352 — Dewi Sartika Campus
Mr. Setyo – 0856-4363-6695 — Ir. Juanda Campus
Mr. Kuki – 0856-2400-6811 –Kertabumi Campus
Mr. Rio – 0877-8268-2734 — Beringin Campus

Don’t miss it!!!

,

ENGLISH NIGHT PERFORMANCE 2017

STBA Pertiwi telah menggelar suatu acara tahunan yang diberi nama English Night Performance, kali ini adalah ketujuh kali nya diselenggarakan acara tersebut. English Night Performance sendiri diadakan untuk menampung talenta-talenta mahasiswa dan mahasiswi STBA Pertiwi dalam menampilkan keahliannya dalam berbahasa Inggris, seperti berpidato dan membawakan atau memandu acara. Dalam acara ini tidak hanya menampilkan penampilan mahasiswa dan mahasiswi dalam berbicara bahasa Inggris, tetapi acara ini juga menampilkan keahlian mahasiswa dari UKM Seni, seperti bernyanyi dan menari.

Mengangkat tema “The Art Travelogue”, dengan konsep acara yang dipenuhi dengan planet dan tata surya serta gambaran galaksi luar angkasa, acara dimulai pukul 4 sore, dimana acara tersebut dibuka oleh MC dari mahasiswa semester 6, yaitu Ramon Diaz dan Ria. Kedua MC tersebut membuka acara English Night Performance 2017 yang ketujuh ini dengan meriah. Penonton antusias ketika acara telah dimulai. Ibu Wulansari, S.Pd., M.Hum selaku Pembina acara ini mewakili STBA Pertiwi memberikan sambutan dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa dan mahasiswi STBA Pertiwi, khususnya semester 6 yang telah membuat acara ini. Ibu Wulansari juga berterima kasih atas dukungan Yayasan Pendidikan Pertiwi Global dalam mendukung acara ini.

Agenda dilanjutkan dengan penampilan mahasiswa dan mahasiswi dalam menampilkan keahlian mereka untuk berdebat. Mahasiswa/I STBA Pertiwi yang menjadi pendebat kali ini dinilai dan nantinya mereka akan diajukan dalam perlombaan debat nasional yang diselenggarakan oleh Kopertis III yaitu NUDC (National University Debate Competition). Para mahasiswa dan mahasiswi memberikan pemikiran mereka tentang isu-isu yang sedang hangat saat ini seperti perpindahan Ibu Kota dari Jakarta ke daerah lain, dan sebagainya. Acara juga berlanjut dengan penampilan Nur Hidayah dan Suminah, dua mahasiswi STBA Pertiwi yang membawakan Puisi lalu diiringi oleh lagu yang dinyanyikan bersama oleh mahasiswi lainnya, yaitu lagu Try dari Colbie Caillat.

Setelah rehat ISOMA, mahasiswa dan mahasiswi STBA Pertiwi kembali berkumpul untuk menikmati acara tahunan ini. Acara setelah rehat dibuka oleh MC Balqis dan Ajeng. Acara semakin meriah ketika agenda acara Drama akan dimulai. Mahasiswa/I STBA Pertiwi yang mendapat giliran untuk tampil dalam Drama ini memerankan peran dari salah satu serial terkenal Amerika, yaitu GLEE. Para mahasiswa dan mahasiswi STBA Pertiwi memerankan pemeran serial tersebut dengan apik.

Agenda selanjutnya adalah agenda hiburan yang mana hiburan tersebut adalah hiburan musik. Kali ini adalah penampilan spesial yang dibawakan oleh Alumni dan Mahasiswa STBA Pertiwi. Mereka berduet dan membawakan lagu dari band terkenal OASIS dan Mr. BIG. Semua penonton acara tersebut bernyanyi bersama menikmati malam yang cukup cerah untuk acara tersebut. Acara musik juga dibawakan oleh Guest Star ENP 2017 yaitu Cath, dimana penyanyinya adalah salah satu mahasiswi STBA Pertiwi yaitu Mesa Bunga.

Acara musik belum berakhir ketika ada salah satu mahasiswa STBA Pertiwi bernama Mulya Setyawan menunjukkan kebolehannya untuk melakukan Beat Box. Dengan lihainya mahasiswa ini memainkan teknik Beat Box yang sederhana namun apik. Sayangnya, setelah penampilannya, acara pun berakhir dengan ditutup oleh penampilan penari yang juga berasal dari mahasiswi STBA Pertiwi semester 6. Acara ini cukup meriah dan diharapkan untuk acara English Night Performance tahun depan akan ada banyak talenta untuk tampil dalam acara ini, terutama talenta dalam bahasa Inggris. See you on the next English Night Performance STBA Pertiwi!

Unforgettable Moments in Campus

 

  1. Berkenalan Dengan Teman Kamu

Mungkin ini saat yang krusial untuk kamu ketika memasuki dunia kampus. Disaat pertama kalinya kamu harus datang ke tempat baru, mau tidak mau kamu harus berkenalan dengan orang-orang baru disana, selain pastinya dosen-dosen yang akan mengajar kamu. Berkenalan dengan teman kamu terkadang membuatmu sedikit tegang, apalagi bagi orang-orang yang tidak biasa berada di tempat keramaian dan baru.

Berkenalan dengan teman baru dapat dimulai dengan berkenalan dengan teman yang duduk di sampingmu. Hal itu adalah yang paling mudah, dan terkadang jikalau cocok, kamu akan berteman dengan temanmu itu sampai akhir semester di kampusmu. Memang awal mula perkenalan akan sangat menegangkan, tapi ini adalah saat-saat penting, dimana kamu tidak bisa hidup sendiri di dunia perkuliahan.

Nah, kenangan saat berkenalan dengan teman barumu ini terkadang menjadi kenangan tak terlupakan. Karena tanpa mereka, kamu tidak bisa melalui kenangan-kenangan lain yang dibuat di kampusmu.

  1. Belajar Kelompok dan Mengerjakan Tugas dengan teman-teman

Belajar Kelompok dan Mengerjakan Tugas bersama menjadi salah satu kenangan yang tak terlupakan. Jujur saja terkadang ketika kamu dan teman-temanmu sedang mengerjakan tugas, kamu dan teman mu malah membicarakan tentang hal lain, seperti gossiping atau membicarakan tentang barang-barang kesukaanmu yang baru muncul di toko online shop langgananmu.

Selain itu juga, kamu akan merindukan bagaimana rasa penatnya atau padat-padatnya ketika di kampusmu akan mengadakan acara penting, seperti pentas seni, wawancara dengan narasumber, ataupun seminar. Betapa lelahnya kamu mempersiapkan acara tersebut, tapi tetap dibayar dengan serunya kalian bekerja sama dalam mempersiapkannya.

  1. Menaruh hati pada teman kuliah

Jangan bilang, kamu tidak pernah jatuh cinta dengan teman kampusmu, atau malah sekarang kamu sudah menjadi pasangan suami istri kan? Tentu saja kenangan atau momen ini adalah momen yang paling membuatmu sering tersenyum sendiri ketika mengingatnya. Kamu akan teringat ketika pertama kali kamu melihat si dia, mengajak berkenalan, dan juga menjalani hari-hari dalam kampus juga saat ketika harus tidak bertemu selama masa libur perkuliahan. Kangen? Pasti.

Masa-masa ini mungkin adalah masa yang agak membuat galau. Terkadang kamu penasaran bagaimana perasaan si dia padamu, atau sebaliknya. Eits, terkadang pula, perasaan seperti ini bikin kamu tidak fokus dalam memperhatikan mata kuliah yang sedang dijelaskan oleh dosenmu.

  1. Bersenda Gurau di spot favorit

Masih ingatkah spot favoritmu pada saat kamu berada di kampus? Mungkin saja kamu memilih untuk berkumpul bersama teman-temanmu di kelas, berkumpul di pelataran kantin seraya menikmati menu-menu makanan yang disediakan, lalu menikmati wifi gratis yang disediakan oleh kampusmu. Tempat favorit inilah yang terkadang menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Terkadang, jika kamu kembali ke kampus lamamu, kamu akan langsung menuju spot ini untuk mengenang kegiatan-kegiatan yang pernah kamu lakukan dulu bersama teman-teman. Mungkin juga, tempat kamu menghabiskan waktu bersama teman-teman kampusmu dulu bukanlah tempat yang spesial ataupun bagus, tapi kenangan-kenangan yang dibuat di sanalah yang membuat tempat itu spesial.

  1. Menghadapi Semester Akhir Dengan Skripsi atau Tugas Akhir

Masa-masa ini adalah masa-masa yang paling diingat, mengingat masa ini adalah masa yang sangat krusial di akhir semester kamu di perkuliahan. Kamu akan berhadapan dengan macam-macam hal yang berkaitan dengan menulis Skripsi, seperti administrasi, bagaimana rasanya menunggu pengumuman dosen pembimbing dan juga saat-saat dimana kamu harus mengerjakan tugas akhir atau skripsi.

Hal-hal yang sangat ekstrim mungkin terjadi pada saat mengerjakan skripsi. Kamu akan menginap di rumah temanmu untuk mengerjakan skripsi, tetapi terkadang, kamu malah tidak mengerjakannya sama sekali. Atau lebih ekstrim lagi, pada hari deadline yang sebentar lagi tiba, kamu baru menyelesaikan bab-bab pertengahan skripsi kamu.

Tetapi semua kenangan lucu tersebut, akan menjadi kenangan yang paling tak terlupakan.

  1. Wisuda dan Berfoto Bersama Para Dosen

Wisuda adalah momen yang paling diingat dan yang paling membahagiakan dan paling mengharukan. Momen wisuda adalah momen perpisahan kamu dengan teman-temanmu. Momen ini juga momen ketika kamu harus berpisah dengan dosen-dosen tercintamu.

Momen-momen ketika kamu berfoto bersama teman-temanmu dan dosen-dosenmu, bagaimana rasanya ketika kamu menjadi wisudawan/wisudawati terbaik dan atau momen ketika banyak teman-temanmu, ataupun someone special yang menemanimu saat mendatangi acara wisuda.

Nah, itulah tadi beragam memori yang bisa dikenang pada masa-masa kamu di kampus dulu. Mungkin masih banyak kenangan-kenangan yang bisa dibagi bersama temanmu. Bagaimana? Apakah kalian jadi merindukan teman kalian dan ingin bertemu mereka?

Kangen dengan teman-teman kampus kalian? Mau ketemu dengan keseruan yang pasti takkan terlupakan? Yuk datang ke acara English Night Performance 2017! Datang ke acara seru ini tanggal 15 Juli 2017, pukul 3 Sore. Don’t miss it! Come join us!

,

Kuliah di STBA Pertiwi, Makin Asyik dengan Beasiswa Bidikmisi

Mau kuliah tapi tidak punya biaya? Khawatir kuliah tapi kehabisan ongkos? Takut orang tua tidak bisa membiayai kuliah? Beasiswa Bidikmisi 2017 solusinya. Bisa asik kuliah dan menggapai masa depan tanpa harus khawatir dengan biayanya!

Kemenristekdikti bekerja sama dengan STBA Pertiwi memberikan kesempatan yang amat bermanfaat bagi calon mahasiswa baru yang kurang beruntung secara ekonomi, terutama yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di sekolah menengah atas atau sekolah menengah kejuruan maupun pendidikan kesetaraan. STBA Pertiwi kembali mendapatkan kepercayaan untuk menyalurkan kuota beasiswa bidik misi dari Kemenristek Dikti. Oleh karena itu mari manfaatkan beasiswa ini agar dapat menempuh pendidikan di STBA Pertiwi.

Ketentuan dan Regulasi Beasiswa Bidikmisi

  1. Persyaratan Beasiswa Bidikmisi

    1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang lulus tahun 2017 maupun 2016
    2. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun
    3. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
      1. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau
      2. Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp. 3.000.000,- per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp. 750.000,- setiap bulannya
    4. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4
    5. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari Kepala Sekolah
  1. Mekanisme Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi

    1. Memastikan dapat memenuhi persyaratan diatas
    2. Mengisi form pendaftaran dengan format terlampir (linkformpendaftaran) dan mengirimkan form terisi format .doc/.docx melalui email [email protected]
    3. Panitia seleksi beasiswa Bidikmisi STBA Pertiwi akan mengirimkan bukti penerimaan pendaftaran dan undangan menghadiri tes dan interview melalui email
    4. Mempersiapkan lampiran persyaratan diatas untuk dibawa asli dan copynya pada saat tes dan interview 11 Agustus 2017, yaitu:
      1. Pasfoto 2×3 dan 3×4 masing-masing 3 lembar
      2. KTP
      3. Kartu Keluarga
      4. Ijazah atau Surat Keterangan Lulus
      5. Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau keterangan dalam bentuk lain
      6. Rekomendasi Kepala Sekolah atau Rapor SMU/SMK/MA/pendidikan kesetaraan lainnya
  1. Mekanisme Seleksi Beasiswa Bidikmisi

    1. Peserta beasiswa Bidikmisi melakukan pendaftaran melalui email [email protected]
    2. Peserta beasiswa Bidikmisi wajib hadir pada saat tes dan interview 11 Agustus 2017 pada waktu yang ditentukan dan tidak dapat diwakili. Apabila tidak hadir maka dianggap mengundurkan diri
    3. Peserta beasiswa Bidikmisi mengikuti tes berbentuk Tes Potensi Akademik (TPA) dan Bahasa Inggris. Peserta diminta membawa alat tulis sendiri
    4. Peserta akan diseleksi berdasarkan kriteria:
      1. Pemenuhan persyaratan
      2. Prestasi akademik selama sekolah
      3. Prestasi non akademik sebelumnya
      4. Hasil tes dan interview
    5. Keputusan hasil seleksi adalah final dan tidak dapat diganggu gugat
  1. Besaran Beasiswa Beasiswa Bidikmisi

Cakupan dan besaran beasiswa Bidikmisi adalah sebagai berikut:

  1. Biaya kuliah dan komponen lain (BPP, Biaya PKM, Biaya Ujian, dll) dibiayai oleh Kemristekdikti dan STBA Pertiwi
  2. Bantuan biaya hidup yang diserahkan kepada mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi sebesar Rp.3.900.000,- (tiga juta sembilan ratus ribu rupiah) per mahasiswa per semester
  3. Mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi tidak akan dikenakan biaya lain kecuali biaya untuk hal yang dinikmati langsung oleh mahasiswa tersebut seperti buku, seminar dan sejenisnya.
  1. Ketentuan lain

Perguruan tinggi dapat menerbitkan ketentuan khusus tentang penghentian pemberian bantuan. Secara umum pemberian bantuan dapat dihentikan apabila mahasiswa penerima:

  1. Cuti/Drop Out/Non Aktif
  2. Mengundurkan diri
  3. Terbukti memberikan keterangan data diri yang tidak benar
  4. Ketentuan lain yang diatur dalam Buku Pedoman Mahasiswa dan masuk dalam kategori pelanggaran berat

Tahapan Penerimaan Beasiswa Bidikmisi STBA Pertiwi 2017

No Tahapan Waktu
1 Periode Pendaftaran (online melalui email [email protected]) 21 Juni s.d. 5 Agustus 2017
2 Tes Tertulis dan Interview

Kampus Utama STBA Pertiwi Cililitan

Jl. Dewi Sartika Kav: 2 & 3

11 Agustus 2017

Pukul 09.00 s.d. selesai

3 Pengumuman Penerima Beasiswa Bidikmisi

(online melalui website dan email)

18 Agustus 2017
4 Pendaftaran Ulang Penerima Beasiswa Bidikmisi

Kampus Utama STBA Pertiwi Cililitan

Jl. Dewi Sartika Kav: 2 & 3

21 Agustus 2017

Pukul 10.00 s.d. selesai


Intip yuk, apa kata para mahasiswa Penerima Beasiswa Bidik Misi 2016, berikut ini!

Aisyah Nada Kamala

Fathia Aznia

Rahman Aditya

Informasi Lain Terkait Beasiswa Bidikmisi 2017

Form Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi  (download)

Panduan Beasiswa Bidikmisi  (download)

Hubungi Panitia Beasiswa Bidik Misi 2017

Kampus STBA Pertiwi Cililitan       Telp.   (021) 8090474

Ms. Dwi Febriyanti                          WA.    08979581390​⁠​

Customer Service Pertiwi               klik Help (pojok kanan bawah website)

,

Santunan Bersama Anak Yatim Jakarta dan Buka Puasa Bersama STBA Pertiwi

Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi (STBA PERTIWI) Dewi Sartika,Jakarta menyelenggarakan  santunan bersama 100 anak yatim di lingkungan sekitar kampus, bekerja sama dengan dua institusi Pertiwi lainnya yaitu Akpar dan STIE.

Acara ini bertujuan untuk  mengasah kepekaan sosial dan membantu meringankan beban anak yatim, terutama yang berada di kawasan sekitar kampus. “Bahwasanya sebagai mahasiswa sudah menjadi kewajiban kita tidak hanya bergerak menyejahterakan mahasiswa secara internal, tetapi juga harus bisa memberi manfaat kepada orang lain, utamanya kepada mereka yang sangat membutuhkan,” kata Ketua Senat Mahasiswa  STBA PERTIWI.

Saat ini, menurut Nur Atshilla memang banyak orang  kaya, namun dengan kekayaannya tersebut tidak menjamin seseorang peka dan peduli terhadap penderitaan kaum duafa. Padahal, esensi manusia hidup salah satunya adalah dapat bermanfaat bagi orang lain.  “Melalui santunan anak yatim, kami ingin mengajak semua pihak untuk mengingat kembali bahwa diantara manusia yang sangat banyak ini, ada yang masih sulit untuk sekedar mencari makan,” tuturnya.

Nur Atshilla menambahkan, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk melatih hidup sederhana dan berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya. Kebangkitan iman, takwa, dan kesadaran diri dapat difasilitasi dengan dilakukannya ibadah puasa. “Saya rasa, bulan suci ini adalah momentum yang sangat tepat, karena kebaikan apapun yang kita lakukan akan dilipatgandakan. Secara otomatis, kita akan merasakan kelaparan yang biasa dirasakan oleh kaum duafa. Sudah semestinya proses menuju kemenangan dan lahir kembali di Hari yang Fitri,dapat menjadikan pribadi kita, pribadi yang lebih baik,” pungkasnya di sela-sela acara santunan dan buka puasa bersama STBA-AKPAR-STIE Pertiwi.

Acara dimulai dengan pembacaan tilawatil Quran dari Mahasiswa Akpar dan STBA Pertiwi. Mahasiswa dan mahasiswi tersebut membacakan surat Al-Baqarah ayat 183-186 yang menjelaskan tentang arti puasa ramadhan itu sendiri. Acara dilanjutkan dengan agenda sambutan dari para ketua institusi.

Ketua Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi, Didi Mulyadi mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian mahasiswa  pada anak yatim. Diadakannya acara santunan anak yatim sedikit banyak turut membantu dan meringankan beban mereka yang membutuhkan. Terlebih anak-anak yatim sangat antusias ketika berinteraksi dengan para mahasiswa.“Saya  sangat berterima kasih kepada mahasiswa dan mahasiswi STBA Pertiwi.” Sambutan juga dituturkan oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Wulansari, S.Pd., M.Hum, yang juga berterima kasih atas kerja sama seluruh pihak dalam menyelenggarakan acara santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini. Turut hadir juga ketua Akpar Pertiwi, Ibu Rinawati, S.E., M.M dan para jajarannya.

Hiburan juga digelar dengan menampilkan salah satu mahasiswi berbakat, Mesa Bunga, yang menyanyikan lagu islami, menambah hikmat acara santunan dan buka puasa bersama ini.

Masuklah ke agenda utama, yaitu ceramah agama yang dibawakan oleh Ustadz Encep, yang tinggal di kawasan cibubur. Selain memiliki kemampuan dalam berdakwah, Ustadz Encep juga pandai bernyanyi, menambah suasana berbeda pada acara amal kali ini. Beliau membawakan materi tentang keistimewaan puasa dan juga menjabarkan bagaimana ciri-ciri orang yang bertakwa sesuai dengan ayat Al-Quran yang sudah dibacakan oleh mahasiswa Akpar dan mahasiswi STBA Pertiwi.

Seusai acara, Siti salah satu peserta Santunan mengaku gembira dan senang dengan dilaksakannya acara ini. Bahkan jika diperbolehkan dapat menjadi rutinitas setiap bulan agar manfaatnya juga lebih besar. “Senang sekali, bisa belajar dan bermain dengan kakak-kakak. Semoga kakak-kakak tidak bosan mengundang kami,”  ucapnya.

Acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini di tutup dengan pembacaan doa dan buka puasa, serta pemberian santunan secara langsung kepada anak yatim yang telah hadir. Acara yang berlangsung meriah ini, tidak hanya memberikan santunan secara materi, akan tetapi juga memberikan motivasi untuk anak-anak yatim agar lebih semangat dalam belajar dan berprestasi di sekolahnya masing-masing.

,

SORBAN (Sore Berbagi di Bulan Ramadhan) STBA Pertiwi

 

SORBAN (Sore Berbagi di Bulan Ramadhan)

Bulan Ramadhan adalah bulan yang suci dan penuh berkah. Pada bulan inilah pahala akan digandakan dan dosa-dosa akan dihapus. Karenanya pada bulan ini juga, umat muslim disarankan untuk banyak beribadah dan beramal. Ibadah dan amal yang dimaksudkan tidak terbatas definisinya. Bentuk dari ibadah dan amal tersebut pun dapat beragam. Baik kecil maupun besar, sederhana maupun agung, tiap ibadah dan amal akan dicatat sebagai kebaikan yang juga akan mendatangkan pahala dan kebaikan bagi tiap orang yang terlibat.

Bukan hanya itu, bulan Ramadhan juga bulan yang spesial dan unik. Di Indonesia, ada tradisi dan budaya yang tak bisa dilepas dari tiap-tiap hari di bulan Ramadhan. Tiap detik di bulan Ramadhan memiliki sisi spesialnya sendiri. Dan juga selalu ada keunikan tersendiri yang hanya ada di bulan ini, dan tidak ada di bulan-bulan lainnya. Rupa-rupa dari keunikan itu ialah makanan dan aktivitas sebagai contohnya. Takjil adalah salah satu rupa keunikannya dalam bentuk makanan maka dari itu kami STBA Pertiwi mengadakan kegiatan Membagikan Takjil Gratis.” Sedangkan untuk temanya, kami mengusung tema “SORBAN (Sore Berbagi di Bulan Ramadhan).” Tema tersebut kami pilih karena seluruh kegiatan akan dilaksanakan di sore hari, tepatnya menjelang berbuka puasa, dan kegiatan yang difokuskan adalah berbagi.

Keutamaan Memberi Makan Orang Berbuka Puasa

  1. Mendapakan Pahala Berlimpah dari Allah

Dari Zaid bin Kholid Al Juhani, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga,” (H.R. Tirmidzi).

Kita tentu telah mengetahui bahwa Allah akan melimpahkan pahala bagi hamba-Nya yang berpuasa, dengan demikian betapa beruntungnya orang-orang yang dengan ikhlas memberikan makan orang berbuka puasa, sebab mereka akan mendapatkan pula pahala dari orang yang mereka berikan makan tersebut.

  1. Doa dari Orang yang Berpuasa akan Dikabulkan Allah

Sungguh ini adalah salah satu keutamaan dari memberi makan orang berbuka puasa. Ketika kita memberi makan orang berbuka puasa lalu mereka mendoakan kita dengan doa-doa yang mengandung kebaikan maka doa tersebut sesungguhnya akan dikabulkan oleh Allah dan tidak akan tertolak. Hal ini bagaimana hadis yang disabdakan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terdzolimi.” (H.R. Tirmidzi ).

Adapun doa bagi orang yang diberi makanan, mereka dapat dapat mengucapkan doa berikut ini,

اللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِى وَأَسْقِ مَنْ أَسْقَانِى

Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku,” (H.R. Muslim).

Ini adalah doa yang dicontohkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat diberi minuman untuk berbuka puasa.

  1. Allah Menjanjikan Surga

Allah akan memasukan orang-orang yang memberi makan orang berbuka puasa sekaligus orang yang senantiasa berpuasa ke dalam surga-Nya. Sebagaimana hadis berikut ini,

Dari ‘Ali, ia berkata, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ غُرَفًا تُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا ». فَقَامَ أَعْرَابِىٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِىَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « لِمَنْ أَطَابَ الْكَلاَمَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ

Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.” Lantas seorang Arab baduwi berdiri sambil berkata, “Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan dan yang senantiasa berpuasa dan salat pada malam hari di waktu manusia pada tidur.”

Inilah 3 keutamaan dari memberi makan orang berbuka puasa. Allah akan memberikan pahala, mengabulkan segala doa yang dipanjatkan dari orang yang diberi makan terhadap orang yang telah memberi makan berbuka puasa, dan juga akan mendapatkan balasan syurga dari Allah. Yuk, kita manfaatkan bulan Ramadan ini untuk menggapai banyak pahala dengan amalan-amalan baik. Jika kita memiliki makanan berlebih, jangan sungkan untuk membagikannya kepada orang yang berbuka puasa, baik itu makanan besar/makan malam, kue, kurma, ataupun hanya dengan segelas minuman manis. Jika itu semua ikhlas karena Allah Ta’ala, Ia akan membalasnya dengan memberikan keutamaan-keutamaan yang telah disebutkan diatas, bahkan mungkin lebih. Jadikan ini sebagai ladang pahala untuk kita agar selalu mendapatkan cinta dari-Nya.

,

UKM (Futsal) STBA Pertiwi

Beragamnya unit kegiatan mahasiswa di STBA Pertiwi, membuat mahasiswa STBA Pertiwi dapat memilih UKM mana yang sesuai dengan ketertarikan para mahasiswa dan mahasiswi STBA Pertiwi.

Baru-baru ini, UKM Futsal STBA Pertiwi telah mengikuti kompetisi Pertiwi Cup yang diselenggarakan oleh STIE Pertiwi. Tim Futsal STBA Pertiwi yang terdiri dari mahasiswa STBA Pertiwi dari semester 2-8 mengikuti kompetisi ini. Sebelumnya para pemain tim futlsal STBA Pertiwi berlatih sebelum pertandingan dalam kompetisi ini.

Para pemain fultsal dari Tim STBA Pertiwi berlatih setiap hari Rabu Sore di JR Futsal Condet. Mereka turut menggelar latihan bersama institusi Akpar dan STIE Pertiwi. UKM Futsal sendiri berdiri pada tahun lalu setelah pemilihan ketua SENAT STBA Pertiwi. Jadi walaupun para mahasiswa STBA Pertiwi mendapatkan pelajaran akademik dari kampus ini, tetapi mereka tetap menjalankan hobi olahraga mereka yaitu olahraga futsal, dimana STBA Pertiwi juga memiliki UKM tersebut.

Nah, bagaimana? Apakah kalian tertarik untuk bergabung dengan UKM Futsal STBA Pertiwi ini?

Tetap belajar, dan jangan lupa berolahraga ya!

,

Kuliah Bahasa Inggris Murah Berkualitas STBA Pertiwi 2017

Di era globalisasi yang semakin maju dan pesat sekarang ini menuntut sumber daya yang kompeten dan berkualitas. Khususnya dalam bidang bahasa, prospek bekerja untuk lulusan bahasa atau sastra inggris pun kian menjamur. Pasalnya tidak hanya melulu menjadi seorang translator atau tour guide, lulusan sastra inggris pun mengepakkan sayapnya ke bidang- bidang pekerjaan lain, seperti businessman, secretary, assistant editoral, journalist, leksikografer, dan masih banyak lagi. Seru kan ?

STBA Pertiwi adalah salah satu perguruan tinggi swasta yang berhasil meluluskan banyak lulusan yang berkompeten dan bekarakter unggul dimana beberapa diantaranya telah terserap di berbagai bidang pekerjaan baik swasta maupun pemerintah. Sebagai salah satu Sekolah Tinggi Bahasa Asing terbaik di Indonesia, STBA Pertiwi mempunyai 3 cabang unit kampus, yakni Cililitan (Jakarta Timur), Bekasi, dan Tangerang.

Terakreditasi “B” dan memiliki kualitas bagus, STBA Pertiwi pun menawarkan harga yang cukup terjangkau bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Berikut Biaya yang ditawarkan :

Bagi calon mahasiswa/i baru persyaratan Penerimaan Mahasiswa Baru adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap

  2. Menyediakan fotokopi identitas diri (KTP & KK)

  3. Menyediakan pas foto (2×3, 3×4, 4×6 masing-masing 2 lembar)

  4. Melampirkan fotokopi ijazah SMU/K atau kesetaraan Paket C

Bagi calon mahasiswa/i  pindahan atau konversi persyaratan Penerimaan Mahasiswa Baru selain persyaratan di atas ditambah persyaratan sebagai berikut:

  1. Menyediakan fotokopi nilai Kartu Hasil Studi (KHS) dan transkrip sementara bagi mahasiswa/i pindahan yang belum menyelesaikan perkuliahan sebelumnya

  2. Menyediakan fotokopi ijazah dari program studi terdahulu bagi yang sudah menyelesaikan kuliah di tingkat  yang lebih rendah

  3. Melampirkan surat pindah dari perguruan tinggi awal atau tercantum di data forlap Dikti

Pembukaan Pendaftaran Semester Ganjil Th. Akademik 2017/2018

Gelombang 1:  1 Februari s.d. 19 Maret (Termurah)
Gelombang 2:  20 Maret s.d. 15 Juli
Gelombang 3:  16 Juli s.d. 15 September

 

 

 

,

-PETUALANGAN DI GUNUNG SINDORO-

Pada kesempatan kali ini, kami, tim MAHABALA PERTIWI melakukan pendakian di gunung Sindoro yang terletak di Kabupaten Wonosobo, Jawa tengah.

Gunung Sindara, atau biasa disebut Sindoro, atau juga Sundoro memiliki ketinggian 3.150 meter diatas permukaan laut (MDPL). Gunung ini merupakan sebuah gunung Api aktif yang terletak di Jawa Tengah; selain itu, gunung ini merupakan gunung yang berdampingan  dengan gunung Sumbing.

Perjalanan kami dimulai dari titik temu dengan teman-teman para pendaki lainnya di terminal bis Klari kota Karawang. Dikarenakan pendakian ini bertepatan dengan hari libur panjang, kami sudah memesan tiket perjalanan 2 hari sebelumnya untuk berjaga-jaga apabila kami kehabisan tiket bis.

Bis yang dijadwalkan, datang terlambat dari waktu yang seharusnya, dan hal ini membuat kami rugi dari segi waktu. Waktu yang seharusnya kami dapat gunakan untuk perjalanan akhirnya terbuang percuma untuk sekedar duduk menunggu bis yang tidak kunjung datang. Kami harus menunggu kendaraan lebih dari 2 jam lamanya, dan akhirnya pada sekitar pukul 9.15 malam bis pun tiba di terminal. Melihat waktu yang ada, kami memperkirakan bahwa pendakian kami akan sedikit tertunda dikarenakan perjalanan yang memakan waktu cukup panjang ini.

Sekitar pukul 10.30 pagi, kami tiba di terminal Mendolo Wonosobo. Di sini kami sedikit merebahkan tubuh kami karena semalaman telah menempuh perjalanan yang cukup panjang. Setelah sedikit beristirahat dan mengisi perut yang kosong, kami pun segera bergegas untuk melanjutkan perjalanan menuju kaki gunung Sindoro yang lumayan panjang.

Untuk menuju gunung Sindoro, kami menyewa jasa travel yang disediakan oleh pihak wisata di sana. Di tengah perjalanan, kami berhenti sejenak untuk mengisi perlengkapan dan perbekalan yang memang sengaja tidak kami lengkapi; hal ini dilakukan untuk meringankan beban perjalanan selama dalam kendaraan.

Setelah semuanya dirasa lengkap, kami pun melanjutkan perjalanan menuju kaki gunung Sindoro. Perjalanan ini memakan waktu yang cukup lama dikarenakan adanya perbaikan jalan yang mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang.

Pada pukul 12.30, kami pun akhirnya tiba di base camp pendakian Sindoro. Di sini kami beristirahat sekaligus melakukan packing persediaan serta mengisi formulir registrasi untuk melakukan pendakian di gunung Sindoro ini.

Waktu menjelang sore, sekitar pukul 14.15 kami memulai perjalanan kami. Untuk mencapai pos pertama, kami menggunakan jasa ojek yang memang selalu digunakan para pendaki untuk melewati perkebunan warga yang cukup jauh.

Hujan pun turun menyambut kedatangan kami di gunung ini. Hujan yang cukup deras memaksa kami untuk berteduh guna menghindari kemungkinan yang ada. Setelah hujan cukup reda, kami memulai kembali pendakian ini. Permukaan jalan tanah yang diguyur oleh air hujan, sedikit membuat kami kesulitan karena permukaan jalan menjadi basah dan licin.

Setelah berjalan cukup lama, kami pun akhirnya tiba di pos kedua; di sini kami sedikit meregangkan otot-otot kaki yang mulai terasa sedikit pegal dikarenakan harus berjalan di jalan yang licin karena hujan. Kami tidak ingin berlama-lama untuk beristirahat di pos ini karena perjalanan masih jauh, selain juga dikarenakan kami harus mendaki di sore hari.

Waktu semakin sore, dan langit pun semakin gelap. Sementara perjalanan kami menuju pos ketiga masih cukup jauh, melihat keadaan dan jam yang sudah hampir menunjukkan waktu maghrib, kami memutuskan untuk mendirikan tenda dan beristirahat di shelter terdekat. Karena menurut pengalaman kami selama mendaki, tidak baik untuk melakukan pendakian saat maghrib tiba.

Melihat kondisi team, kami memutuskan untuk melakukan Summit attack pada dini hari nanti. Udara malam pun mulai menusuk kulit, jaket tebal yang kami kenakan seolah-olah tidak dapat menghalangi dinginnya udara malam.

Pukul 02.00 kami terbangun dari tidur kami, saatnya sedikit mengisi tenaga dan menghangatkan tubuh dengan minuman hangat di tengah malam yang dingin ini. Persiapan dan perbekalan untuk Summit attack pun sudah kami persiapkan. Pukul 03.15, kami memulai kembali pendakian, tetapi kali ini kami hanya membawa persediaan air dan sedikit cemilan selama perjalanan; peralatan lainnya kami tinggalkan di dalam tenda untuk meringankan perjalanan kami.

Perjalanan menanjak menerobos hutan di malam hari cukup merepotkan perjalanan kami, akan tetapi itu tidaklah menahan niat kami sedikitpun. Tak terasa langit mulai menunjukkan cahayanya, dipadukan dengan kelap-kelipnya lampu kota di bawah, menambah indahnya pemandangan dini hari itu.

 

Melihat langit yang mulai terang, kami tidak membuang-buang waktu dan segera melanjutkan pendakian yang memang masih sangat jauh menuju puncak. Akan tetapi, kami tidak terburu-buru karena melihat kondisi dari team yang sudah cukup kelelahan karena harus melakukan summit attack yang lebih jauh dari seharusnya.

Mataharipun telah menunjukkan dirinya, langit yang gelap mulai tersinari cahaya sang surya dan mengubah warnanya. Momen yang seharusnya kami nikmati di puncak sindoro, tetapi tidak untuk kali ini. Walaupun demikian, hal ini tidaklah mengubah keindahan alam dari Sang Pencipta.

 

Kami pun melanjutkan pendakian menuju puncak Sindoro. Perjalanan menuju pos ke empat ini memakan waktu cukup lama karena selain rute berbatuan yang cukup terjal, rasa lelah pun mulai kami rasakan.

Setelah cukup lama berjalan mendaki jalan bebatuan yang cukup terjal, kami pun tiba di pos ke empat yang ditandai oleh bebatuan besar yang menjulang di tepi tebing. Pemandangan yang indah langsung berhadapan dengan gunung Sumbing di depan kami mampu mengobati sedikit rasa lelah yang kami rasakan selama pendakian ini.

Jalan curam di depan kami telah menanti sebagai rintangan terakhir kami menuju puncak Sindoro, akan tetapi kami mencoba terus bersemangat untuk dapat mencapainya. Track terakhir kami adalah jalan bebatuan vulkanik yang dihiasi oleh hutan mati dikarenakan oleh semburan belerang dari gunung Sindoro ini. Bau belerang yang menyengat mulai tercium, menandakan sudah dekatnya kawah puncak gunung Sindoro. Matahari semakin terik, aroma belerang dan hawa dingin semakin menusuk. Puncak yang terlihat dekat pun terasa sangat jauh, dan beberapa kali kami harus beristirahat sejenak.

Pendakian yang memakan waktu cukup lama ini akhirnya terbayarkan; kami pun sampai di puncak Sindoro. Walaupun kami tidak mendapatkan pemandangan sunrise di puncak, tetapi ini sudah cukup memuaskan hati kami. Melihat kaki gunung yang diselimuti oleh awan, dan terjalnya jalur pendakian ini, menimbulkan rasa bangga tersendiri karena kami dapat melalui semuanya bersama-sama. Tidak lama dari track terakhir ini, akhirnya kami pun tiba di puncak Sindoro.

Dikarenakan hari sudah siang, kami tidak dapat berlama-lama di atas puncak Sindoro ini  karena kabut (awan) yang mulai tebal dapat menutupi jalan kami untuk pulang menuruni puncak. Selain kabut yang mulai tebal, bau belerang pun mulai tercium menyengat dan membuat kepala kami sedikit pusing.

Perjalanan turun seharusnya tidaklah begitu memakan waktu yang cukup lama seperti pendakian. Akan tetapi perjalanan turun kami kali ini sedikit terhambat dikarenakan ada salah seorang teman kami yang mengalami sedikit masalah dengan kakinya.

Hari semakin sore, akhirnya kami tiba di tenda kami. Karena situasi dan keadaan tidak memungkinkan untuk langsung melanjutkan perjalanan turun, kami pun memutuskan untuk menginap satu malam lagi di gunung Sindoro ini. Malam ini terasa lebih dingin dari malam sebelumnya, oleh karenanya kami membuat api unggun kecil untuk sedikit menghangatkan suasana malam.

Pagi hari telah tiba, sang fajar mulai menyinari tenda kami dari selah satu pepohonan yang rindang. Segera kami terbangun dan memasak sedikit perbekalan untuk sarapan. Setelah selesai sarapan dan sedikit meluruskan kaki, kami segera membongkar tenda dan memulai packing barang-barang perlengkapan. Tidak lupa pula kami membersihkan sampah yang kami bawa serta yang kami temukan selama perjalanan menuruni puncak kemarin. Hal ini kami lakukan agar dapat meningkatkan kepedulian para pendaki lain akan kebersihan lingkungan.

Selama perjalanan turun, kami bersyukur karena tidak mendapatkan kesulitan seperti kemarin. Sehingga perjalanan kami dapat lebih cepat untuk mencapai base camp di kaki gunung ini. Sekitar pukul 11.00, akhirnya kami tiba di base camp pendaftaran. Di sini, kami melapor untuk memberitahukan bahwa kami telah turun dari pendakian di pos pendaftaran. Setelah itu, kami bersih-bersih dan sedikit istirahat, lalu kami pun harus mengucapkan selamat tinggal kepada gunung Sindoro ini dan meninggalkan dengan membawa cerita dan kesan kami di dalamnya.