, ,

STBA Pertiwi Menggelar English Competency Test 2017

STBA Pertiwi yang telah ditunjuk sebagai Tempat Uji Kompetensi Bahasa Inggris Nasional untuk wilayah Jakarta Timur melakukan tes Uji Kompetensi Bahasa Inggris yang akan diselenggarakan pada tanggal 1 Oktober 2017. Bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi Bahasa Inggris, seluruh mahasiswa STBA Pertiwi diikutsertakan dalam kegiatan uji kompetensi ini, dimana nantinya mahasiswa akan mendapatkan sertifikat kompetensi Bahasa Inggris yang mutlak diakui kemampuan Bahasa Inggrisnya di tingkat nasional.

Program uji kompetensi/sertifikasi bahasa inggris yang diujikan adalah :

  1. SURVIVAL ENGLISH (SE)
  2. ENGLISH for COMMUNICATION (EC)
  3. ADVANCED COMMUNICATION in ENGLISH (ACE).

Berdasarkan standar mutu nasional STBA Pertiwi telah Terakreditasi “B” No.275/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2014, dengan terjaminnya kualitas mutu pendidikan di STBA Pertiwi dan adanya uji kompetensi dengan pengakuan sertifikasi berskala nasional, maka akan membantu mahasiswa lulusan STBA Pertiwi pada persaingan di dunia kerja setelah lulus nanti. Hal ini juga membuat STBA Pertiwi menjadi Perguruan Tinggi Profesional yang meluluskan mahasiswa dengan kemampuan Bahasa Inggris bersertifikasi, sehingga dunia kerja sudah tidak ragu lagi untuk menerima lulusan STBA Pertiwi.

TES UJI KOMPETENSI BAHASA INGGRIS
STBA PERTIWI
Let’s join our English Competency Test with STBA Pertiwi and LSK-BIG on October 1st 2017

There are 3 levels for this test :
1. English Survival
2. English for Communication
3. Advanced Communication English

For Info and Registration :
Registration :
Mr. Stenly -0852.1038.3352 — Dewi Sartika Campus
Mr. Setyo – 0856-4363-6695 — Ir. Juanda Campus
Mr. Kuki – 0856-2400-6811 –Kertabumi Campus
Mr. Rio – 0877-8268-2734 — Beringin Campus

Don’t miss it!!!

Semester Baru : Mata Kuliah Apa yang Harus Diikuti?

Bulan Agustus sudah tiba, sebentar lagi pun masa perkuliahan semester baru akan dimulai. Sebagai mahasiswa baru atau mahasiswa lama yang akan melanjutkan masa semester di perkuliahan, menuntut mahasiswa untuk memutuskan mata kuliah apa saja yang akan diambil, karena mereka pastinya akan bertemu dan memulai kesibukan baru lagi.

 

Memutuskan mata kuliah apa yang harus diambil adalah keputusan jangka panjang. Bukan sekedar menuliskan mata kuliah tersebut di lembar formulir rencana studi, atau menge-kliknya di formulir rencana studi online. Terkadang sebagai mahasiswa, hanya menuruti apa yang dikatakan dosen Pembimbing Akademik, tanpa memutuskan berdampak apa nantinya pada kehidupan perkuliahan semester kedepannya. Apalagi, untuk mahasiswa lama yang melanjutkan kuliah seraya mereka harus bekerja pula. Berikut ini adalah sedikit tips juga saran bagaimana memutuskan untuk mengambil mata kuliah dan kegiatan mahasiswa untuk semester baru yang akan dihadapi:

 

  1. Melihat Indeks Prestasi Sementara dari Kartu Hasil Studi

Hal ini sangatlah penting, mengingat kamu harus mengukur kemampuan belajar kamu melalui hasil nilai kamu di semester sebelumnya. Jika IPS kamu tidak mencukupi untuk mengambil maksimal sks di kampusmu, kamu harus menguranginya, agar kedepannya, setelah semester itu selesai nilaimu tidak berkurang lagi, alhasil akan mengurangi mata kuliah yang harus kamu ambil lagi. Dari kartu hasil studi ini pula, kamu bisa melihat mata kuliah apa saja yang harus kamu tingkatkan nilainya, atau semisal kamu tidak lulus dalam mata kuliah itu, kamu bisa mempersiapkan diri untuk mengulang mata kuliah tersebut di semester berikutnya.

  1. Melihat mata kuliah di semester yang akan dihadapi di Buku Panduan Mahasiswa

Buku Panduan Mahasiswa adalah salah satu benda paling krusial yang harus dimiliki oleh Mahasiswa. Buku ini biasanya sudah diberikan oleh pihak kampus semenjak awal para mahasiswa memulai dunia kuliahnya di kampus tersebut. Buku ini amat sangat membantu dalam memutuskan mata kuliah apa yang harus kamu ambil di setiap semesternya, jadi, kamu pun mempunyai persiapan lebih awal. Biasanya dalam buku ini juga dijelaskan tentang sistem penilaian dan sistem perkuliahan secara jelas guna membantu mahasiswa dalam menjalani perkuliahan di kampus tersebut.

  1. Kemampuan dalam mengikuti mata kuliah yang diambil dan efisiensi waktu

Sempat disinggung dalam pembukaan artikel ini, bahwa sanya mahasiswa yang mempunyai pekerjaan namu disisi lain harus bekerja juga, mereka harus memutuskan secara bijak dalam pengambilan mata kuliah di semester baru. Mahasiswa yang bekerja biasanya mempunyai waktu yang lebih ketat, tidak bisa sembarang ambil mata kuliah. Mereka harus memutuskan benar-benar kemampuannya dalam mengikuti mata kuliah itu dan waktu yang tersedia. Sedikit berbeda memang dengan mahasiswa baru maupun lama yang pekerjaan utamanya adalah berkuliah. Mereka juga harus memutuskan, mampun atau tidaknya mereka nanti dalam menjalani perkuliahan.

  1. Bertanya kepada Mahasiswa Senior

Salah satu informasi yang paling akurat sebelum kamu mengambil mata kuliah barumu adalah kamu bisa menanyakan informasi mata kuliah tersebut kepada mahasiswa yang lebih Senior. Kamu bisa menanyakan bagaimana pembelajaran mata kuliah tersebut di kelas, menanyakan tentang modul, dan pastinya, tentang dosen yang nantinya akan mengajarkan di dalam kelas. Selain itu, kamu juga bisa berbagi tentang ilmu yang sudah kamu dapat di dalam kelas, mengenai mata kuliah yang kamu ambil dengan seniormu. Jangan takut untuk melebarkan sayap pertemananmu dengan para senior, asal kamu tetap dalam batas kesopanan yang pantas ya.

5. Berkonsultasi dengan dosen Pembimbing

Cara ini pun juga dapat membantu kamu untuk memutuskan mata kuliah apa yang cocok untuk kamu ikuti selama satu semester kedepan. Pembimbing akademik ini seperti wali kelasmu, jadi tidak usah malu dalam bertanya hal apapun mengenai perkuliahan yang sedang kamu jalani. Dengan Pembimbing Akademik, kamu bisa berkonsultasi mengenai mata kuliah apa yang ingin kamu ikutin, karena hal ini penting agar Pembimbing Akademik mu juga tahu, seberapa jauh tingkat pembelajaranmu di kampus yang kamu naungi.

Nah, itulah tadi beberapa tips dan saran, sebelum kamu memulai perkuliahan mu di semester baru ini. Intinya, jangan malu bertanya sebelum kamu menjalankan perkuliahan di kampusmu. Tidak ada ruginya jika kamu bertanya, keingintahuan lebih itu penting sebelum memulai sesuatu, apalagi ini menyangkut masa depanmu. Setelah kamu sudah memutuskan mata kuliah apa yang sudah kamu ikuti, apakah kamu sudah siap menghadapi perkuliahan di semester baru ini?

HASIL TES BEASISWA BIDIK MISI STBA PERTIWI

 

PENGUMUMAN KELULUSAN CALON MAHASISWA STBA PERTIWI MELALUI JALUR BEASISWA BIDIK MISI

 

No. NAMA KETERANGAN
1. Dilah Pratomo LULUS
2. Agung Kassa LULUS
3. Windi Rini Yuliani LULUS
4. Deliana Ayudia LULUS
5. M. Rizkian Ceicar LULUS
6. Ristanti LULUS
7. Aldi Syah Sultan LULUS
8. Mawardah Hanifa LULUS
9. Winda Rina Agustina LULUS
10. Ramadhan Maulana M.A LULUS
11. Nurul Nuzilillah H LULUS
12. Hesti Nurdilla Hasan LULUS
13. Salsabila Nadhifah LULUS
14. Olivia Senja Ayu A.A LULUS

 

SELAMAT KEPADA PARA PESERTA TES BEASISWA BIDIK MISI STBA PERTIWI YANG TELAH LULUS MENGIKUTI TES TERTULIS DAN WAWANCARA PADA TANGGAL 11 AGUSTUS 2017.

 

NB: Diharapkan kepada para calon mahasiswa yang dinyatakan lulus agar mengeklik nama masing-masing untuk mencetak hasil kelulusan.

,

STBA Pertiwi in NUDC 2017

STBA Pertiwi baru saja mengirimkan 3 wakilnya dari mahasiswa dan mahasiswi di semester 6 untuk mengikuti ajang bergengsi yang sudah diadakan setiap tahunnya yaitu, NUDC (National University Debate Championship). Ajang debat bahasa Inggris ini diadakan oleh Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah III Jakarta. Peserta yang diikutsertakan oleh STBA Pertiwi yaitu Nur Atshilla, Aditya Kurniawan, dan Depi Musdalipah. Ketiga mahasiswa dan mahasiswi STBA Pertiwi ini mengikuti kegiatan NUDC yang diadakan pada tanggal 24-26 Juli 2017 yang bertempat di Universitas Mercu Buana, Meruya, Jakarta Barat. Ketiga mahasiswa dan mahasiswi didampingi juga oleh para mentor dari dosen-dosen STBA Pertiwi, seperti Ibu Wulansari, S.Pd., M.Hum, Ibu Sri Marleni, S.S., M.Hum, dan Bapak Priyoto, S.S., M.Pd.

Tim STBA Pertiwi mengikuti perlombaan ini dalam tiga ronde berbeda. Masing-masing ronde yang diikuti oleh tim mahasiswa STBA Pertiwi mendapatkan lawan yang cukup sepadan. Tim STBA Pertiwi di perlombaan tersebut mendapat lawan yang berasal dari UPI YAI, BSI dan UNAS. Para mahasiswa dan mahasiswi dari Tim STBA Pertiwi menjawab dengan antusias dan terkadang mereka sedikit merasa gugup dalam menghadapi perlombaan tersebut. Mosi-mosi atau topik permasalahan yang didapatkan oleh Tim STBA Pertiwi cukup sulit dan rata-rata mengenai topik yang masih hangat, seperti tentang Tax Amnesty di Indonesia dan Perubahan Iklim Dunia yang cukup ekstream.

Sayangnya, tim STBA Pertiwi tidak masuk di babak 16 besar NUDC 2017. Tetapi para peserta ini bersyukur dapat terpilih sebagai peserta NUDC 2017, untuk pengalaman yang bisa dibagi nantinya. Semoga tim STBA Pertiwi untuk NUDC di tahun depan dapat menuju sampai ke babak final National University Debate Championship.