,

Santunan Bersama Anak Yatim Jakarta dan Buka Puasa Bersama STBA Pertiwi

Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi (STBA PERTIWI) Dewi Sartika,Jakarta menyelenggarakan  santunan bersama 100 anak yatim di lingkungan sekitar kampus, bekerja sama dengan dua institusi Pertiwi lainnya yaitu Akpar dan STIE.

Acara ini bertujuan untuk  mengasah kepekaan sosial dan membantu meringankan beban anak yatim, terutama yang berada di kawasan sekitar kampus. “Bahwasanya sebagai mahasiswa sudah menjadi kewajiban kita tidak hanya bergerak menyejahterakan mahasiswa secara internal, tetapi juga harus bisa memberi manfaat kepada orang lain, utamanya kepada mereka yang sangat membutuhkan,” kata Ketua Senat Mahasiswa  STBA PERTIWI.

Saat ini, menurut Nur Atshilla memang banyak orang  kaya, namun dengan kekayaannya tersebut tidak menjamin seseorang peka dan peduli terhadap penderitaan kaum duafa. Padahal, esensi manusia hidup salah satunya adalah dapat bermanfaat bagi orang lain.  “Melalui santunan anak yatim, kami ingin mengajak semua pihak untuk mengingat kembali bahwa diantara manusia yang sangat banyak ini, ada yang masih sulit untuk sekedar mencari makan,” tuturnya.

Nur Atshilla menambahkan, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk melatih hidup sederhana dan berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya. Kebangkitan iman, takwa, dan kesadaran diri dapat difasilitasi dengan dilakukannya ibadah puasa. “Saya rasa, bulan suci ini adalah momentum yang sangat tepat, karena kebaikan apapun yang kita lakukan akan dilipatgandakan. Secara otomatis, kita akan merasakan kelaparan yang biasa dirasakan oleh kaum duafa. Sudah semestinya proses menuju kemenangan dan lahir kembali di Hari yang Fitri,dapat menjadikan pribadi kita, pribadi yang lebih baik,” pungkasnya di sela-sela acara santunan dan buka puasa bersama STBA-AKPAR-STIE Pertiwi.

Acara dimulai dengan pembacaan tilawatil Quran dari Mahasiswa Akpar dan STBA Pertiwi. Mahasiswa dan mahasiswi tersebut membacakan surat Al-Baqarah ayat 183-186 yang menjelaskan tentang arti puasa ramadhan itu sendiri. Acara dilanjutkan dengan agenda sambutan dari para ketua institusi.

Ketua Sekolah Tinggi Bahasa Asing Pertiwi, Didi Mulyadi mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian mahasiswa  pada anak yatim. Diadakannya acara santunan anak yatim sedikit banyak turut membantu dan meringankan beban mereka yang membutuhkan. Terlebih anak-anak yatim sangat antusias ketika berinteraksi dengan para mahasiswa.“Saya  sangat berterima kasih kepada mahasiswa dan mahasiswi STBA Pertiwi.” Sambutan juga dituturkan oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Wulansari, S.Pd., M.Hum, yang juga berterima kasih atas kerja sama seluruh pihak dalam menyelenggarakan acara santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini. Turut hadir juga ketua Akpar Pertiwi, Ibu Rinawati, S.E., M.M dan para jajarannya.

Hiburan juga digelar dengan menampilkan salah satu mahasiswi berbakat, Mesa Bunga, yang menyanyikan lagu islami, menambah hikmat acara santunan dan buka puasa bersama ini.

Masuklah ke agenda utama, yaitu ceramah agama yang dibawakan oleh Ustadz Encep, yang tinggal di kawasan cibubur. Selain memiliki kemampuan dalam berdakwah, Ustadz Encep juga pandai bernyanyi, menambah suasana berbeda pada acara amal kali ini. Beliau membawakan materi tentang keistimewaan puasa dan juga menjabarkan bagaimana ciri-ciri orang yang bertakwa sesuai dengan ayat Al-Quran yang sudah dibacakan oleh mahasiswa Akpar dan mahasiswi STBA Pertiwi.

Seusai acara, Siti salah satu peserta Santunan mengaku gembira dan senang dengan dilaksakannya acara ini. Bahkan jika diperbolehkan dapat menjadi rutinitas setiap bulan agar manfaatnya juga lebih besar. “Senang sekali, bisa belajar dan bermain dengan kakak-kakak. Semoga kakak-kakak tidak bosan mengundang kami,”  ucapnya.

Acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini di tutup dengan pembacaan doa dan buka puasa, serta pemberian santunan secara langsung kepada anak yatim yang telah hadir. Acara yang berlangsung meriah ini, tidak hanya memberikan santunan secara materi, akan tetapi juga memberikan motivasi untuk anak-anak yatim agar lebih semangat dalam belajar dan berprestasi di sekolahnya masing-masing.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *